>
Samsung Rilis SSD 990 QLC DRAMless: Seri "Value" Tapi Harga Selangit - Murdockcruz

Samsung Rilis SSD 990 QLC DRAMless: Seri “Value” Tapi Harga Selangit

Samsung Rilis SSD 990 QLC DRAMless: Seri “Value” Tapi Harga Selangit

Samsung secara resmi meluncurkan lini M.2 NVMe SSD terbaru yang dinamai sederhana: Samsung 990. Diposisikan untuk segmen value (ekonomis), kehadiran SSD ini langsung memicu perbincangan hangat sekaligus kritik pedas dari komunitas pencinta komponen PC global akibat strategi spesifikasi dan penentuan harganya yang dianggap tidak masuk akal di tahun 2026.

Satu hal yang perlu diluruskan agar tidak membingungkan: produk baru ini berbeda dengan seri 990 EVO. Jika 990 EVO lama menggunakan TLC NAND flash, Samsung 990 versi standar terbaru ini justru mengimplementasikan QLC NAND flash dan performanya sepenuhnya bersandar pada optimasi di level kontroler.

Baca juga: Akhirnya! Microsoft Rombak Total Windows Search di Windows 11

Spesifikasi Inti dan TBW

Hadir dengan form-factor M.2-2280 dan antarmuka PCIe Gen 4 x4, Samsung 990 ditenagai oleh kontroler internal Samsung Piccolo-Q DRAMless serta memori V9 series 280-layer 3D QLC NAND flash.

Kartu penyimpanan ini dipasarkan dalam dua varian kapasitas dengan detail performa sebagai berikut:

  • Varian 1 TB ($270 / Sekitar Rp4.8 Jutaan): Kecepatan baca sekuensial hingga 7.150 MB/s, tulis hingga 6.450 MB/s. Random read/write berada di angka 700.000 IOPS / 1,1 juta IOPS. Daya tahan penulisan hanya dibatasi pada 400 TBW.
  • Varian 2 TB ($530 / Sekitar Rp9,5 Jutaan): Kecepatan baca sekuensial hingga 7.250 MB/s, tulis hingga 6.450 MB/s. Random read/write menyentuh 850.000 IOPS / 1,2 juta IOPS. Daya tahan penulisan dibatasi pada 800 TBW.

Pangkasan daya tahan (endurance) ini terasa sangat masif jika disandingkan dengan saudaranya yang berbasis TLC, yaitu 990 EVO Plus (di mana varian 1 TB mengemas 600 TBW dan 2 TB mengemas 1200 TBW). Kedua varian Samsung 990 terbaru ini hanya dilindungi oleh masa garansi 3 tahun, sebuah penurunan dari standar 5 tahun yang biasa diberikan Samsung pada lini premiumnya.

Peluncuran ini langsung dihujani respons negatif di berbagai forum teknologi seperti TechPowerUp dan Reddit. Istilah “value-segmented” yang disematkan Samsung dianggap sebagai gimik belaka untuk menutupi produk kelas bawah (bottom-of-the-barrel) yang dijual dengan harga premium akibat inflasi pasar memori global.

Samsung Rilis SSD 990 QLC DRAMless: Seri "Value" Tapi Harga Selangit

Berdasarkan ulasan teknis dari Tom’s Hardware dan ComputerBase, statusnya yang bertipe DRAMless QLC membuat performa tulisnya turun drastis saat menangani file berukuran masif. Dalam kondisi kapasitas SSD terisi 80%, proses penyalinan file game sebesar 195GB dilaporkan membuat kecepatannya anjlok parah hingga menyentuh 192 MB/s saja—bahkan lebih lambat dari kecepatan transfer harddisk NAS modern.

Netizen menyoroti bahwa harga $270 untuk 1TB DRAMless sangat tidak masuk akal jika mengingat beberapa tahun lalu teknologi serupa bisa didapatkan di bawah $70. Bahkan, saat ini versi tertinggi seperti Samsung 990 Pro 2TB (yang memiliki DRAM dan TLC) terpantau berada di kisaran $389-$400, membuat posisi harga $530 untuk varian 990 QLC 2TB ini menjadi target lelucon para perakit PC.

Di tengah pasar memori 2026 yang sedang tidak menentu akibat pasokan tersedot industri AI, Samsung 990 hadir sebagai produk yang sulit direkomendasikan untuk pengguna harian maupun profesional. Kecuali Samsung melakukan pemotongan harga besar-besaran di masa depan untuk menyamai kompetitor seperti WD Blue SN5100, melirik SSD berbasis TLC dengan proteksi garansi 5 tahun yang tersisa di pasaran jauh lebih bijak daripada memaksakan diri membeli produk dengan harga yang terlampau overpriced ini.

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.