Ghost of Yōtei Jadi Eksklusif PS5: Sony Stop Porting Game Single-Player ke PC?
Setelah beberapa tahun memanjakan pengguna PC dengan porting game-game kelas berat, Sony dilaporkan mulai menarik diri. Kabar ini pertama kali dihembuskan oleh jurnalis senior Jason Schreier dan diperkuat oleh insider NateTheHate2, yang menyebut adanya pergeseran strategi besar-besaran di internal PlayStation sejak 2025.
Baca juga: Radeon RX 9070 XT Turun Harga, Opsi Gaming 4K Makin Masuk Akal!
Menurut laporan tersebut, Sony merasa bahwa merilis game single-player di PC tidak memberikan dampak pendapatan yang signifikan dibandingkan risiko “merusak” brand konsol mereka.
Proyek porting game single-player yang sedang berjalan mungkin tetap rilis, namun tidak lagi menjadi prioritas utama. Kebijakan ini kabarnya tidak berlaku untuk game multiplayer atau live-service (seperti Helldivers 2), yang justru membutuhkan basis pemain luas lintas platform.
You’ll be seeing fewer single player games arrive on PC.
The decision to shift away from supporting PC was made last year. Naturally, some may still release (pending how far along the ports were) but it no longer appears to be a priority for Sony moving forward.
— NateTheHate2 (@NateTheHate2) February 27, 2026
Ghost of Yōtei Jadi Penanda?
Update terbaru per 18 Mei 2026 menyebutkan adanya memo internal dari CEO PlayStation Studios, Herman Hulst. Dalam memo tersebut, Hulst mengonfirmasi bahwa mulai dari judul Ghost of Yōtei, semua game single-player berbasis narasi garapan studio internal Sony akan tetap menjadi eksklusif PlayStation.
Langkah ini diambil diduga karena angka penjualan di Steam yang dianggap tidak “wah” bagi standar Sony:
- Marvel’s Spider-Man Remastered: Peak 66.436 pemain.
- Marvel’s Spider-Man 2: Hanya mencapai peak 28.189 pemain.
- Ghost of Tsushima: Masih yang terbaik dengan peak 77.154 pemain.
Kabar baiknya, game seperti Death Stranding 2: On the Beach yang dijadwalkan rilis PC pada 19 Maret 2026 dianggap aman. Hal ini karena Death Stranding merupakan IP milik studio eksternal (Kojima Productions), bukan IP murni milik Sony, sehingga perjanjiannya berbeda dengan game first-party seperti God of War atau Horizon.
Langkah Sony ini berbanding terbalik dengan Xbox yang justru makin multi-platform. Sepertinya Sony ingin memastikan kalau mau main game cerita terbaik mereka, kalian wajib punya PS5 atau PS6. Bagi pengguna PC, itu berarti masa-masa menunggu 1-2 tahun untuk main game eksklusif Sony mungkin bakal berubah jadi menunggu selamanya—atau terpaksa beli konsol.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
