Intel Makin Tertinggal, Apple & AMD Kini Kuasai 40% Pasar Laptop Global
Istilah “Intel Inside” mungkin tidak lagi se-absolut dulu. Data pasar terbaru mengungkapkan sebuah pergeseran tektonik: Sejak 2018, dominasi Intel telah merosot lebih dari 20%. Menariknya, Apple dan AMD kini berbagi porsi yang sama besar dalam menggerogoti pasar laptop dunia.
Di sektor notebook, Apple melalui M-Series-nya berhasil membuktikan bahwa transisi ke arsitektur Arm adalah keputusan jenius. Apple kini memegang sekitar 20% pangsa pasar, angka yang secara mengejutkan setara dengan pencapaian AMD.
Baca juga: AMD Ryzen 7 9850X3D Ternyata “Kebal” RAM Lambat, Klaim Performa Tetap Gila!
Statistik Pangsa Pasar CPU (Data Q1 2026)
Kombinasi keduanya telah menyeret pangsa pasar Intel turun ke angka 60%, jauh dari masa kejayaannya sebelum 2018 di mana Intel menguasai lebih dari 80% pasar laptop.
| Segmen | Intel | AMD | Apple |
| Laptop | 60% | 20% | 20% |
| Desktop | 60% | 30% | 10% |
| Steam Users | <60% | >40% | N/A |
Desktop: AMD Berkuasa, Intel “Stagnan”
Jika di laptop Apple menjadi ancaman nyata, di ranah desktop AMD adalah mimpi buruk utama bagi Intel. Keberhasilan arsitektur Zen 5 dan teknologi 3D V-Cache membuat Intel terlihat “jalan di tempat”.
Apalagi, isu stabilitas pada generasi sebelumnya membuat kepercayaan pengguna prosumer menurun. Hasilnya? Lebih dari 40% pengguna Steam kini telah beralih menggunakan CPU AMD, sebuah angka yang dulu dianggap mustahil.
Here’s Intel’s data center CPU market share—something I’m sure many of you are curious about: https://t.co/LJjtg89DoO pic.twitter.com/gqst4kp5gu
— Jukan (@jukan05) January 21, 2026
Intel tidak tinggal diam melihat wilayahnya dijarah. Senjata pamungkas mereka tahun ini adalah Core Ultra 3 (Panther Lake). Ini adalah prosesor pertama Intel yang menggunakan fabrikasi kelas 2nm (14A node).
Intel berharap Panther Lake mampu menahan gempuran Apple M5 yang sangat efisien dan lini Ryzen AI 400 dari AMD yang memiliki NPU (Neural Processing Unit) super kencang untuk tugas-tugas AI.
Hal yang paling menarik dari laporan ini bukanlah sekadar kekalahan Intel, tapi kebangkitan arsitektur Arm. Saat ini Apple memang menguasai hampir seluruh pasar Arm, namun pemain baru seperti Qualcomm dan rumor kehadiran Nvidia di pasar CPU laptop Windows mulai 2026 bisa mengubah peta persaingan secara drastis.
“Intel sedang bertarung di dua baris depan: melawan performa gaming AMD dan efisiensi baterai Apple. Jika Panther Lake gagal memberikan lompatan performa yang signifikan, tahun 2027 bisa jadi tahun di mana Intel kehilangan statusnya sebagai penguasa mayoritas.”
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
