>

Selamat Tinggal MSRP: NVIDIA Akhiri Subsidi Harga GPU, RTX 50 Siap Melambung

Selamat Tinggal MSRP: NVIDIA Akhiri Subsidi Harga GPU, RTX 50 Siap Melambung

Selamat tinggal harga MSRP (Manufacturer’s Suggested Retail Price). Kabar terbaru dari industri Hardware menunjukkan bahwa NVIDIA baru saja mengambil langkah yang akan membuat dompet para perakit PC semakin tertekan di tahun 2026 ini.

Berdasarkan laporan dari Roman “der8auer” Hartung dan HardwareLuxx, NVIDIA telah secara efektif menghentikan Open Price Program (OPP). Program ini sebelumnya sangat krusial karena membantu mitra add-in card (AIC) seperti ASUS, MSI, atau Gigabyte untuk menjual GPU mereka sesuai dengan harga saran (MSRP) yang ditetapkan NVIDIA.

Baca juga: Nvidia Dikabarkan Pangkas Stok RTX 50, Seri “Murah” Terancam Punah!

Tanpa adanya program OPP, harga GPU dari merek pihak ketiga diperkirakan akan berfluktuasi jauh di atas MSRP karena NVIDIA tidak lagi “menyubsidi” daftar harga tersebut. Kondisi ini dipicu oleh beberapa hal:

  • Kenaikan Harga Memori: Harga GDDR7 melonjak signifikan akibat kelangkaan pasokan global.
  • Biaya yang Dibebankan ke Mitra: NVIDIA menjual paket “kit” berisi die GPU dan memori GDDR7 kepada mitra AIC. Karena biaya produksi memori naik, NVIDIA meneruskan beban biaya tersebut langsung kepada para mitranya.
  • Stagnasi Rantai Pasok: Kurangnya ketersediaan memori menyebabkan waktu tunggu produksi (lead time) yang lebih lama dan biaya operasional yang lebih tinggi.

Prioritas Produksi

Selain masalah harga, NVIDIA juga mulai mengatur ulang strategi produksinya. Muncul laporan bahwa NVIDIA memprioritaskan produksi RTX 5080 dibandingkan RTX 5070 Ti.

Selamat Tinggal MSRP: NVIDIA Akhiri Subsidi Harga GPU, RTX 50 Siap Melambung

Meskipun sempat ada rumor bahwa RTX 5070 Ti akan dihentikan, kenyataannya kartu tersebut tetap diproduksi namun dengan porsi kapasitas manufaktur yang jauh lebih kecil. Strategi ini diambil karena alasan ekonomi yang sangat logis bagi NVIDIA:

  1. Die yang Sama: Kedua kartu ini menggunakan basis die GB203 yang sama dan memori GDDR7 sebesar 16 GB.
  2. Margin Keuntungan: RTX 5080 memiliki MSRP yang $250 lebih tinggi dibandingkan 5070 Ti, sehingga lebih menguntungkan bagi NVIDIA untuk fokus pada model high-end tersebut.
  3. Sistem Binning: Chip yang memenuhi spesifikasi performa penuh akan dialokasikan untuk RTX 5080, sementara chip yang kualitasnya sedikit di bawah standar akan “diturunkan” fungsinya (binning) menjadi RTX 5070 Ti untuk mengoptimalkan hasil produksi tanpa membuang silikon.

Strategi NVIDIA ini menunjukkan bahwa mereka lebih memilih mengamankan keuntungan dari segmen premium di tengah krisis memori daripada menjaga keterjangkauan harga di segmen menengah. Dengan berakhirnya subsidi OPP, harga “normal” yang kita kenal dulu mungkin tidak akan pernah kembali.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com