>

ASUS Resmi Mundur dari Bisnis Smartphone, Fokus ke Robotika & AI

ASUS Resmi Mundur dari Bisnis Smartphone, Fokus ke Robotika & AI

Berakhir sudah perjalanan seri ROG Phone dan Zenfone. Dalam acara gala spesial di Taipei Nangang Exhibition Center, Chairman ASUS Jonney Shih mengonfirmasi bahwa ASUS resmi meninggalkan bisnis smartphone dan tidak berencana merilis ponsel baru lagi di masa depan.

Langkah drastis ini diambil setelah ASUS mencatat pertumbuhan luar biasa di sektor lain yang jauh lebih menguntungkan, yaitu AI Server.

Baca juga: Nintendo Switch 2 Bakal Naik Harga! Varian Murah Terancam Dihapus?

Alih-alih terus berdarah-darah di pasar ponsel yang jenuh, ASUS akan mengalihkan seluruh sumber daya dan riset (R&D) mereka ke sektor:

  • Commercial PC: Fokus pada perangkat komputasi bisnis.
  • Physical AI: Pengembangan robotika dan kacamata pintar (smart glasses).
  • Server AI: Bisnis ini mencatat pertumbuhan 100% di tahun 2025, menyumbang pendapatan total perusahaan yang mencapai TWD 738,91 miliar (sekitar Rp369 triliun).

Kegagalan di Tahun 2025 Jadi Pemicu?

Keputusan ini nampaknya tidak lepas dari performa penjualan yang mengecewakan di tahun lalu. Pada 2025, ASUS hanya merilis dua ponsel, yaitu ROG Phone 9 FE dan Zenfone 12 Ultra. Sayangnya, kedua perangkat tersebut gagal memenuhi target penjualan dan tidak mampu bersaing dengan dominasi merek besar lainnya.

ASUS Resmi Mundur dari Bisnis Smartphone, Fokus ke Robotika & AI

ASUS memastikan bahwa mereka tidak akan meninggalkan pengguna setianya begitu saja. Layanan pemeliharaan, pembaruan perangkat lunak (software updates), dan garansi tetap akan berjalan untuk ponsel yang sudah beredar di pasar saat ini.

Mundurnya ASUS merupakan kehilangan besar bagi industri. ASUS selama ini dikenal sebagai produsen yang berani menghadirkan fitur “gila” di ROG Phone dan konsistensi ukuran mungil di Zenfone.

Namun, secara bisnis, langkah ini sangat masuk akal. Di tahun 2026, profit dari menjual server AI ke perusahaan-perusahaan raksasa jauh lebih menjanjikan daripada beradu harga di pasar ponsel. ASUS memilih untuk menjadi “penyedia senjata” bagi revolusi AI daripada menjadi pemain di pasar consumer gadget yang semakin sempit marginnya.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com