Rekomendasi Laptop Bisnis Murah 2026: Ringan, Kencang, Siap Kerja
Masuk tahun 2026, membeli laptop bisnis tidak lagi semudah beberapa tahun lalu. Kenaikan harga RAM dan SSD, prioritas pasokan untuk data center AI, serta inflasi komponen membuat laptop kerja “murah tapi masuk akal” semakin jarang.
Laptop bisnis di artikel ini bukan untuk gaming, bukan pula untuk flexing spesifikasi. Fokusnya jelas: stabil, ringan, cukup kencang untuk kerja harian, dan yang paling penting—tidak terasa rugi saat dibeli.
Kategori “murah” di sini berada di kisaran 8–14 jutaan, yang secara realistis masih bisa dijangkau UMKM, pekerja kantoran, mahasiswa tingkat akhir, hingga profesional yang butuh laptop kerja cadangan.
Baca juga: Rekomendasi Laptop Gaming Murah Budget 10 Jutaan Tahun 2026
Table of Contents
1. ASUS ExpertBook P1 PM1403CDA
Spek Inti:
- CPU: AMD Ryzen 5 7535HS
- RAM: 16GB DDR5-4800 (dual-channel)
- Storage: 512GB PCIe 4.0 SSD + 2x M.2 Slot
- GPU: AMD Radeon 660M (integrated)
- Layar: 14” FHD
- Bobot: 1,40 kg
- Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, RJ45, HDMI, USB-C
- OS/Office: Windows 11 Home + Office Home & Student 2024
- Garansi: 3 tahun resmi Indonesia
Harga: ± Rp8,9 jutaan
Target pengguna: Admin, staf kantor, UMKM, kerja harian
Link Pembelian: https://s.shopee.co.id/4VWWeurED8
ExpertBook P1 ini bisa dibilang salah satu laptop bisnis paling rasional di 2026. Ryzen 5 7535HS memang bukan CPU terbaru, tapi performanya masih jauh lebih kuat dibanding prosesor U-series lama.
Kenapa menarik:
- Sudah RAM 16GB DDR5
- SSD PCIe 4.0 + 2 slot M.2
- Port lengkap, termasuk RJ45
- Bobot hanya ±1,4 kg
- Garansi resmi 3 tahun ASUS Indonesia
Catatan realistis:
- Layar FHD standar, bukan untuk kerja visual serius
- Desain fungsional, tidak premium
Rekomendasi: Best value laptop bisnis murah 2026
2. ASUS ExpertBook P3 PM3406CKA
Spek Inti:
- CPU: AMD Ryzen AI 5 330 (NPU 50 TOPs)
- RAM: 16GB DDR5 (upgradable up to 64GB)
- Storage: 512GB PCIe 4.0 SSD
- GPU: Integrated Radeon
- Layar: 14.0” WQXGA (2560×1600)
- Bobot: ±1,34 kg
- Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, USB-C, HDMI 2.1, RJ45
- OS/Office: Windows 11 Home + Office 2024 + Microsoft 365 Basic
- Garansi: 3 tahun resmi
Harga: ± Rp12,6 jutaan
Target pengguna: Profesional, manajer, kerja mobile intens
Link Pembelian: https://s.shopee.co.id/20pBgtz7xV
Ini laptop bisnis yang lebih “niat”. Bukan karena AI-nya, tapi karena layar WQXGA 16:10, build lebih solid, dan baterai besar.
Highlight utama:
- Ryzen AI 5 dengan NPU hingga 50 TOPs
- Layar 2560×1600, 100% sRGB, 400 nits
- RAM 16GB upgradeable hingga 64GB
- Webcam IR + Windows Hello
- Baterai 70Wh (unggul untuk kelasnya)
Yang perlu dicatat:
- Overkill jika cuma Office & email
- Harga sudah masuk segmen “semi-premium”
Rekomendasi: Cocok untuk yang ingin laptop bisnis jangka panjang
3. HP 240 G10
Spek Inti:
- CPU: Intel Core i5-1334U (10C/12T, up to 4.6GHz)
- RAM: 8GB DDR4-3200 (1x8GB)
- Storage: 512GB PCIe NVMe SSD
- GPU: Intel Iris Xe (tergantung konfigurasi)
- Layar: 14” FHD
- Bobot: ±1.36 kg
- Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth 5.3, USB, HDMI
- OS: Windows 11 Home
- Garansi: 1 tahun
Harga: ± Rp8,2 jutaan
Target pengguna: Pengguna HP lama, kantor skala kecil
Link pembelian: https://s.shopee.co.id/BNXV5ZUtY
HP 240 G10 masih relevan karena CPU Intel Gen-13 dan build yang cukup solid. Tapi konfigurasi bawaannya perlu diperhatikan.
Kelebihan:
- Core i5-1334U masih kencang untuk kerja
- Bobot ringan ±1,36 kg
- Keyboard nyaman + backlit
Kekurangan penting:
- RAM masih 8GB single-channel
- Garansi hanya 1 tahun
- Performa grafis turun jika RAM tidak ditambah
Rekomendasi: Layak kalau siap upgrade RAM ke 16GB
4. Lenovo V14 Gen 4 ABP
Spek Inti:
- CPU: AMD Ryzen 5 7520U
- RAM: 16GB LPDDR5-5500 (soldered)
- Storage: 512GB PCIe 4.0 SSD
- GPU: AMD Radeon 610M
- Layar: 14” FHD IPS 300 nits
- Bobot: ±1.37 kg
- Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth, USB-C, HDMI, RJ45
- OS/Office: Windows 11 Home + Office Home 2024
- Garansi: 2 tahun resmi
Harga: ± Rp8,1 jutaan
Target pengguna: Kantor, pendidikan, kerja administrasi
Link pembelian: https://s.shopee.co.id/3VdzTOrHqo
AMD Ryzen 5 7520U mungkin bukan prosesor kencang, tapi sangat efisien. Lenovo memposisikan V14 ini sebagai laptop kerja yang tidak ribet.
Nilai plus:
- RAM 16GB LPDDR5 (hemat daya)
- SSD PCIe 4.0
- Keyboard Lenovo yang nyaman
- Garansi resmi 2 tahun
Batasan:
- Performa CPU dan GPU standar
- Tidak cocok untuk kerja berat atau editing
Rekomendasi: Laptop kerja aman dan awet, bukan untuk ngebut
5. Dell Inspiron 3530
Spek Inti:
- CPU: Intel Core i7-1355U (10C/12T, up to 5.0GHz)
- RAM: 16GB DDR4-2666 (2x8GB)
- Storage: 512GB PCIe NVMe SSD
- GPU: Intel Iris Xe
- Layar: 15.6” FHD 120Hz
- Bobot: ±1.65 kg
- Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth, USB, HDMI
- OS/Office: Windows 11 Home + Office 2021
- Garansi: 2 tahun Dell Premium Support Onsite
Harga: ± Rp13,6 jutaan
Target pengguna: Kerja berat, layar besar, desktop replacement
Link pembelian: https://s.shopee.co.id/6KyAqh94ZG
Dell Inspiron 3530 menawarkan CPU paling kencang di daftar ini, tapi ada kompromi.
Kelebihan:
- Core i7-1355U
- RAM 16GB dual-channel
- Layar 15,6 inci 120Hz
- Garansi Dell onsite 2 tahun
Kekurangan:
- Bobot 1,65 kg (berasa)
- RAM DDR4, bukan DDR5
- Keyboard tidak backlit
Rekomendasi: Cocok untuk kerja berat di meja, kurang ideal untuk mobile
Kesimpulan Akhir
Di tahun 2026, laptop bisnis “murah” bukan soal spesifikasi tertinggi, tapi kombinasi paling masuk akal antara harga, performa, dan umur pakai. Dengan kondisi harga RAM dan SSD yang masih tinggi, memilih laptop dengan konfigurasi tepat sejak awal jauh lebih penting daripada sekadar mengejar prosesor terbaru.
ASUS ExpertBook P1 bisa menjadi pemenang mutlak untuk anggaran di bawah Rp10 juta. Namun, jika anggaran kalian atau perusahaan mencukupi, beralih ke ExpertBook P3 akan memberikan kenyamanan visual dan kesiapan teknologi AI yang jauh lebih panjang.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :





