Nvidia Konfirmasi Tak Ada GPU Baru di CES 2026, RTX 5000 Super Ditunda?
Dalam pengumuman yang tidak mengejutkan bagi para pengamat industri, Nvidia secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan mengumumkan GPU baru apa pun di CES tahun ini. Konfirmasi ini memupus harapan gamer yang optimistis menantikan seri refresh RTX 5000 Super minggu ini.
Pengumuman ini disampaikan melalui akun X (sebelumnya Twitter) resmi Nvidia GeForce, di mana mereka mengundang komunitas untuk mengikuti stream “GeForce On Community Update” malam ini (5 Januari) pukul 9 malam PT/12 malam ET, dengan catatan singkat: “Quick note: no new GPUs will be announced.”
Baca juga: Intel Luncurkan Core Ultra Series 3 di CES 2026: Core Ultra X9 & X7 Line Up Baru
Korban Krisis Memori GDDR7
Konfirmasi dari Nvidia ini sejalan dengan rumor yang beredar luas di akhir tahun 2025 mengenai potensi penundaan, bahkan pembatalan, seri RTX 5000 Super. Seri Super, yang awalnya dikabarkan akan meningkatkan kapasitas VRAM hingga dari versi vanilla-nya (sebagai respons terhadap kekhawatiran VRAM yang rendah), kini diperkirakan menjadi korban terbaru dari krisis memori global.
Tingginya permintaan chip memori, khususnya GDDR7 density tinggi, oleh data center AI membuat pasokan GDDR7 untuk pasar konsumen desktop menjadi langka dan mahal. Dengan fokus bisnis Nvidia yang kini didominasi oleh segmen AI, pasokan memori kemungkinan besar diprioritaskan untuk produk server kelas atas yang margin keuntungannya jauh lebih tinggi.
Watch the GeForce On community update today January 5 at 9PM PT to hear about the latest features, games, apps, and partner products for gamers and creators.
Quick note: No new GPUs will be announced.
📺 https://t.co/OQiFvri8nY pic.twitter.com/DSNyrsty1t
— NVIDIA GeForce (@NVIDIAGeForce) January 5, 2026
DLSS 4.5 dan Dynamic Frame Generation
Meskipun tanpa GPU baru, Nvidia menjanjikan banyak pengumuman terkait GeForce, mencakup fitur, game, aplikasi, dan produk mitra terbaru untuk gamer dan creator.
Salah satu fokus utama yang hampir pasti dibahas adalah DLSS 4.5. Pembaruan besar pada teknologi upscaling berbasis AI ini dilaporkan akan membawa peningkatan signifikan:
- Model Transformer Baru: Menggunakan model transformer yang lebih canggih dan dilatih pada dataset yang lebih besar. Hal ini diharapkan menghasilkan stabilitas temporal yang lebih baik, mengurangi ghosting, dan anti-aliasing yang lebih bersih saat bergerak dibandingkan DLSS 4.
- Dynamic Multi Frame Generation (MFG): Teknologi yang dapat memvariasikan jumlah frame yang dihasilkan per frame yang dirender, bukan menggunakan angka yang tetap. Ini memungkinkan sistem menghasilkan output antara hingga frame yang dihasilkan.
DLSS 4.5 akan tersedia pada GPU seri RTX 2000 hingga 5000. Namun, fitur Dynamic 6x Frame Generation yang paling canggih dikabarkan akan diluncurkan pada musim semi 2026 dan menjadi eksklusif untuk seri RTX 5000.
Di sisi lain, rumor muncul tentang kemungkinan Nvidia memulai kembali produksi GPU terpopuler Steam saat ini, RTX 3060, sebagai respons terhadap krisis memori. Walaupun tidak mungkin dikonfirmasi dalam pengumuman “non-GPU baru” hari ini, langkah ini bisa menjadi cara Nvidia mengisi kekosongan pasar mid-range yang terdampak oleh krisis pasokan.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
