Qualcomm Klaim Snapdragon X2 Plus Kalahkan CPU Mobile AMD & Intel
Qualcomm secara agresif memperluas jajaran System-on-Chip (SoC) laptop Windows berbasis Arm mereka dengan pengenalan lini Snapdragon X2 Plus. Perusahaan ini merilis data benchmark baru yang mengklaim bahwa chip tersebut tidak hanya melampaui CPU mobile Intel dan AMD saat ini dalam kinerja mentah, tetapi juga dalam efisiensi daya.
Data benchmark yang dibagikan kepada VideoCardz ini menunjukkan varian X2 Plus 10-core dan 6-core jauh lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan pesaing x86 dalam beban kerja CPU, GPU, dan AI, diuji pada batas daya yang diklaim setara.
Baca juga: Samsung Umumkan The Freestyle+: Proyektor Portabel Bertenaga AI
Klaim Keunggulan Multi-Core & Efisiensi Daya
Benchmark yang diambil dari Geekbench 6.5 dan UL’s Procyon suite di laptop Windows 11 menunjukkan fokus Qualcomm pada efisiensi performance-per-watt:
| Klaim Performa Snapdragon X2 Plus (10-core) vs. Pesaing x86 (pada Batas Daya Setara) | |
| Peningkatan Kinerja Multi-core (Puncak) | Hingga 52% Lebih Tinggi |
| Efisiensi Multi-core CPU | Hingga 3,1× Lebih Tinggi |
| Efisiensi Single-core CPU | Hingga 3,5× Lebih Baik |
| Kinerja Puncak Single-core (Geekbench 6.5) | 28% Lebih Tinggi |
Qualcomm menekankan bahwa hasil ini adalah bukti bahwa X2 Plus dapat mempertahankan kinerja per-core yang lebih tinggi sambil mengonsumsi daya yang jauh lebih sedikit, sebuah keunggulan kunci untuk tugas lightly threaded yang masih mendominasi banyak beban kerja PC sehari-hari.
Peningkatan kinerja juga signifikan dibandingkan pendahulunya, Snapdragon X Elite generasi pertama:
| Peningkatan Kinerja X2 Plus 10-core vs. Snapdragon X Elite (Gen 1) | |
| Kinerja Single-core CPU | Hingga 35% Lebih Tinggi |
| Kinerja Multi-core CPU | 17% Lebih Tinggi |
| Kinerja GPU | 29% Lebih Baik |
| Kinerja NPU (AI) | 78% Lebih Tinggi |
Varian 6-core X2 Plus dilaporkan menunjukkan peningkatan serupa, termasuk peningkatan GPU hingga 39% dan lonjakan NPU yang sama (78%) dibandingkan pendahulunya langsung.
Performa AI menjadi pusat klaim Qualcomm, didukung oleh peningkatan NPU (Neural Processing Unit).
- NPU X2 Plus mencetak 83.624 poin di Geekbench AI.
- Angka ini diklaim sekitar enam kali lipat kinerja Intel Core Ultra 7 265U.
- Dalam benchmark Procyon Computer Vision, NPU X2 Plus mencetak hampir 6,4× lebih tinggi daripada sistem referensi Intel.
Catatan: Qualcomm melakukan benchmark 10-core X2 Plus (X2P-64-100) melawan pesaing spesifik: AMD Ryzen AI 7 350 (di Asus ZenBook 14), serta Intel Core Ultra 7 265U (Dell Pro 16 Plus) dan 256V (Dell XPS 13).
Detail Lini Snapdragon X2
Snapdragon X2 Plus diposisikan untuk mid-range premium dengan fokus pada clock per-core yang lebih tinggi:
| Model | Core Count | Frekuensi Boost Maks (Single/Dual Core) |
| X2 Elite Extreme (X2E-96-100) | 18 Core (6P + 12 Prime) | 5.0 GHz |
| X2 Elite (X2E-88-100) | 18 Core | 4.7 GHz |
| X2 Elite (X2E-80-100) | 12 Core | 4.7 GHz / 4.4 GHz |
| X2 Plus (X2P-64-100) | 10 Core | 4.0 GHz |
| X2 Plus (X2P-42-100) | 6 Core | 4.0 GHz |
Klaim performa yang mengesankan ini menunjukkan bahwa Qualcomm semakin serius dalam menantang dominasi x86 di pasar laptop Windows, memanfaatkan keunggulan arsitektur Arm dalam efisiensi daya dan kemampuan AI.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
