Review ASUS TUF Gaming Radeon RX 9070 XT OC 16GB: Powerful Tapi Ada Kompromi
Di generasi kartu grafis terbaru, persaingan gaming 1440p dan 4K makin ketat. Setiap produsen saling dorong performa, sambil memberikan klaim-klaim besar soal efisiensi dan teknologi baru. Di tengah keramaian itu, muncul ASUS TUF Gaming Radeon RX 9070 XT OC 16GB, sebuah kartu yang dari luar terlihat seperti “tank”—besar, tebal, dan terkesan siap gempur game modern tanpa kompromi.
Tapi seperti biasa, tampang solid belum tentu mencerminkan cerita sebenarnya. Jadi dalam review kali ini, kami bakal membahas di mana sebenarnya posisi RX 9070 XT OC di lanskap GPU 2025—seberapa kuat performanya, apa trade-off yang harus diterima, dan apakah karakter “TUF” ini benar-benar jadi nilai tambah… atau cuma jadi identitas tanpa keuntungan nyata untuk pengguna.
Baca juga: Rekomendasi Laptop Ringan Terbaik 2025 (Di Bawah 15 Jutaan)
Table of Contents
Harga
Masuk ke kelas 1440p premium, ASUS TUF Gaming Radeon RX 9070 XT OC 16GB berada di posisi harga yang sebenarnya tidak bisa dibilang murah. Di pasar saat ini, GPU ini dijual di kisaran 13,9 jutaan hingga 14.2 jutaan, yang membuatnya bertemu langsung dengan beberapa kompetitor kuat—terutama RTX 5070 Ti yang menawarkan efisiensi jauh lebih baik dengan performa yang sering kali berdekatan.
Dengan harga segini, RX 9070 XT OC berada dalam kategori “nilai tergantung kebutuhan”: kalau kalian mengejar suhu adem dan build quality, harganya masih masuk akal; tapi kalau orientasinya fps per watt atau efisiensi, ada opsi lain yang lebih menarik. Ini membuat RX 9070 XT bukan GPU “asal ambil”, dan lebih cocok untuk pengguna yang tahu apa yang mereka prioritaskan.
Link Pembelian: Shopee
Desain & Build Quality
Seperti generasi sebelumnya, seri TUF Gaming tetap mempertahankan identitasnya: besar, tebal, dan terasa seperti perangkat militer. Shroud berbahan metal, heatsink masif 3.125-slot, dan tiga kipas axial memberikan impresi bahwa ASUS ingin kartu ini bertahan dalam jangka panjang—dan secara konstruksi, hal itu memang terasa.
Dari sisi kelebihan, TUF RX 9070 XT OC menawarkan build yang termasuk paling solid di kelas RDNA 3.5. Materialnya kuat, kipas axial TUF terkenal stabil, dan ASUS bahkan menyertakan GPU holder bawaan—sesuatu yang memang diperlukan mengingat ukuran kartu ini cukup ekstrem.
Tapi desain besar seperti ini juga membawa beberapa konsekuensi. Form factor-nya membuat GPU ini kurang bersahabat dengan casing mid-tower standar, terutama yang airflow-nya ketat. Selain itu, ASUS masih memakai 3× 8-pin power connector, yang meski aman, terasa kurang praktis dibanding 12V-2×6 yang mulai banyak dipakai GPU modern.
Secara keseluruhan, desain TUF memang kokoh dan dingin, tapi juga menuntut ruang yang besar dan PSU yang lebih siap. Cocok untuk build kelas menengah–atas yang ingin fokus pada stabilitas termal dan umur panjang komponen.
Spesifikasi Singkat
| Komponen | Spesifikasi |
| GPU | AMD Radeon RX 9070 XT (RDNA 3.5) |
| VRAM | 16GB GDDR6 |
| Bus Memori | 256-bit |
| Clock (OC Mode) | ~Boost hingga 2.65–2.7 GHz (tergantung SKU OC TUF) |
| Infinity Cache | 64MB |
| TDP / Power Draw | 328W (hasil pengukuran) |
| Power Connector | 3× 8-pin PCIe |
| Interface | PCIe 5.0 x16 |
| Output | 3× DisplayPort 2.1, 1× HDMI 2.1 |
| Ukuran | 3.125 slot, bodi besar ala TUF |
| Cooling | Triple Axial-Tech Fans + Heatsink besar |
| Fitur Tambahan | AURA Sync ARGB, GPU holder, Dual BIOS |
ASUS TUF Gaming Radeon RX 9070 XT OC 16GB membawa spesifikasi yang pada dasarnya mengikuti standar RX 9070 XT dari AMD, dengan sedikit peningkatan clock dari ASUS. GPU ini menggunakan arsitektur RDNA 3.5, membawa 16GB GDDR6 di bus 256-bit, serta dukungan fitur modern seperti DisplayPort 2.1 yang jadi nilai tambah untuk monitor high-refresh 4K atau 8K.
TUF versi OC ini memiliki boost clock yang sedikit lebih tinggi dibanding model reference, tapi tidak sampai mengubah kelas performanya secara signifikan—selisih fps biasanya tipis. Yang lebih terasa justru kebutuhan dayanya: dengan TDP sekitar 300W+, konfigurasi daya 3× 8-pin jelas menunjukkan bahwa GPU ini bukan pemain efisiensi.
Meski tidak membawa fitur khusus seperti DLSS, RX 9070 XT mengandalkan FSR dan peningkatan performa raster generasi baru. Hanya saja, kemampuan ray tracing-nya masih belum setara GPU NVIDIA di kelas harga yang mirip.
Secara keseluruhan, spesifikasi RX 9070 XT OC menunjukkan karakter yang cukup jelas: VRAM besar, bandwidth cukup tinggi, dukungan output modern, performa raster kencang—tapi konsumsi daya dan efisiensi tetap jadi catatan utama.
Performa Gaming
Berbicara soal performa, ASUS TUF Gaming Radeon RX 9070 XT OC 16GB ini sebenarnya menawarkan lompatan yang cukup berarti dibanding lini AMD sebelumnya, tapi tetap punya beberapa catatan penting.
Final Fantasy XVI
Di game Final Fantasy XVI, kartu ini bermain nyaman di 80 FPS untuk 1440p dan 43 FPS di 4K.
Angka ini menempatkannya sedikit di atas RTX 5070 12GB dan RX 9070 Prime, meski masih harus mengakui keunggulan ROG STRIX RTX 5070 Ti yang bisa tembus 48 FPS di 4K. Artinya, untuk judul AAA berat sekalipun, GPU ini masih stabil, meski bukan yang paling efisien.
Ghost of Tsushima
Lanjut ke Ghost of Tsushima, performanya cukup impresif untuk kelasnya. Di resolusi 1440p, GPU ini bisa menyentuh 123 FPS, sementara 4K-nya berada di 71 FPS.
Hasil yang dicatat lebih tinggi dari RX 9070 Prime dan bahkan ROG STRIX RTX 5070 Ti (74 FPS). Untuk game open-world seperti ini, pengalaman visual terasa mulus tanpa bottleneck berarti.
Cyberpunk 2077
Di Cyberpunk 2077 mode raster, performanya kembali solid dengan 117 FPS di 1440p dan 60 FPS di 4K.
Namun, ketika masuk ke ray tracing, kekurangan arsitektur AMD agak ketahuan. Di RT Ultra tanpa FSR, GPU ini bertahan di kisaran 51 FPS pada 1440p, cukup untuk dimainkan, tapi jelas belum bisa menandingi pengalaman RT yang ditawarkan GPU Nvidia dengan DLSS.
Kingdom Come Deliverance II
Untuk game seperti Kingdom Come Deliverance II, GPU ini juga berkinerja stabil dengan 103 FPS (1440p) dan 63 FPS (4K).
Itu bisa menegaskan bahwa RX 9070 XT memang cukup matang untuk 4K gaming—asal kalian siap menerima konsumsi daya yang lebih tinggi.
Konsumsi Daya & Suhu
Dan benar saja, konsumsi daya jadi salah satu poin minus paling terasa. Di kondisi gaming, GPU ini bisa menyedot 328W, jauh di atas ROG STRIX RTX 5070 Ti (233W) maupun RX 9070 Prime (230W).
Komponen internalnya tercatat menghasilkan suhu sebagai berikut:
- GPU: 58°C (sangat aman)
- GPU Hotspot: 83°C
- Suhu VRAM: 83°C
Di banyak GPU modern kelas high-end, VRAM idealnya berada di kisaran 70-an derajat untuk beban berat. Jadi ketika TUF RX 9070 XT mencatat 83°C pada VRAM, itu sudah berada di batas atas kenyamanan jangka panjang. Hotspot 83°C juga mengindikasikan bahwa meskipun sistem pendinginnya besar, efisiensi termal bukan yang paling optimal.
kalau suhu GPU-nya sendiri hanya berada di kisaran 58°C, kenapa temperatur hotspot dan VRAM bisa melonjak sampai 83°C? Perbedaan yang cukup jauh ini menimbulkan pertanyaan soal distribusi panas dan efektivitas pendinginan di area memori dan komponen internal lain. Apakah desain heatsink TUF kurang merata? Atau memang karakter GPU ini yang lebih rawan panas di bagian tertentu?
Kesimpulan
ASUS TUF Gaming Radeon RX 9070 XT OC 16GB bisa dibilang GPU yang menawarkan performa kencang, terutama di 1440p dan masih sangat layak untuk 4K tanpa harus bergantung pada upscaling. Di game AAA berat pun, kartu ini konsisten berada di atas RX 9070 Prime dan sebagian kompetitor di kelas harga serupa.
Namun performa tersebut datang dengan beberapa kompromi. Konsumsi daya yang tinggi dan temperatur hotspot serta VRAM yang cenderung panas membuat GPU ini terasa kurang efisien dibandingkan opsi lain yang lebih dingin dan hemat daya. TUF memang punya reputasi build quality yang kokoh, tapi distribusi panas di model ini terasa kurang optimal.
Kalau kalian mengejar performa mentah dan tidak masalah dengan PSU besar serta temperatur komponen yang lebih tinggi, GPU ini tetap menarik. Tapi kalau efisiensi daya dan suhu adalah prioritas, ada beberapa pesaing yang menawarkan keseimbangan lebih baik.
Kelebihan
- Performa 1440p sangat kuat, stabil di banyak game AAA.
- Masih nyaman untuk 4K tanpa perlu FSR/DLSS.
- Desain TUF kokoh dan estetika industrial yang tidak berlebihan.
- Noise fan relatif terkendali.
Kekurangan
- Konsumsi daya tinggi dibanding kompetitor.
- VRAM dan hotspot mencapai suhu yang tergolong tinggi.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :



















