>

Pasang Banyak SSD M.2 di Motherboard, Performa Bakal Turun?

Pasang Banyak SSD M.2 di Motherboard, Performa Bakal Turun?

Motherboard modern sering menawarkan 3–4 slot M.2 atau bahkan lebih, membuat banyak orang tergoda untuk memasang semua SSD NVMe sekaligus. Tapi, benarkah semua slot bisa dipakai tanpa mengurangi performa? Nah, dalam artikel ini kami akan membahas sisi teknis dan tips praktis supaya SSD kalian tetap cepat dan GPU tidak terbatas.

Baca juga: Mengenal Power Phase Motherboard: Pentingkah untuk Prosesor TDP Tinggi?

Setiap slot M.2 biasanya terhubung ke CPU atau chipset melalui jalur PCIe. Slot yang langsung ke CPU cenderung cepat (PCIe 4.0/x4 atau PCIe 5.0/x4), sementara slot lewat chipset sering berbagi bandwidth dengan slot lain, port SATA, atau bahkan GPU.
Akibatnya, jika semua slot dipakai bersamaan, kecepatan beberapa SSD bisa turun, bahkan slot GPU bisa terpengaruh.

Contoh Nyata Konfigurasi Slot M.2

Misalnya, kalian melihat spesifikasi konfigurasi SSD pada motherboard seperti ASUS ROG Strix X870-A Gaming Wifi:

Supports 4 x M.2 slots and 2 x SATA 6Gb/s ports*
AMD Ryzen™ 9000 & 7000 Series Desktop Processors*
M.2_1 slot (Key M), type 2242/2260/2280 (supports PCIe 5.0 x4 mode)
M.2_2 slot (Key M), type 2280/22110 (supports PCIe 5.0 x4 mode)**
AMD Ryzen™ 8000 Series Desktop Processors**
M.2_1 slot (Key M), type 2242/2260/2280 (supports PCIe 4.0 x4/x2 mode)
M.2_2 slot (Key M), type 2280/22110 (Not supports)****
AMD X870 Chipset
M.2_3 slot (Key M), type 2280 (supports PCIe 4.0 x4 mode)***
M.2_4 slot (Key M), type 2280 (supports PCIe 4.0 x4 mode)
2 x SATA 6Gb/s ports
* AMD RAIDXpert2 Technology supports both PCIe RAID 0/1/5/10 and SATA RAID 0/1. RAID 5 Function is only supported by AMD Ryzen™ 9000 series CPU.
** M.2_2 shares bandwidth with PCIEX16(G5). When M.2_2 is occupied with SSD device, PCIEX16(G5) will run x8 only.
*** M.2_3 shares bandwidth with PCIEX16(G4). When M.2_3 is occupied with SSD device, PCIEX16(G4) will be disabled.
**** M.2_2 will be disabled when using AMD Ryzen™ 8000 Series Desktop Processors.

 

Artinya:

1. M.2_1 & M.2_2 untuk Ryzen 9000 / 7000

  • M.2_1 → PCIe 5.0 x4, mendukung SSD sampai kecepatan super tinggi (~14–15 GB/s teoritis).
  • M.2_2 → PCIe 5.0 x4, tapi shares bandwidth dengan PCIEX16(G5). Artinya kalau M.2_2 dipasang SSD, slot GPU PCIe 5.0 x16 akan turun jadi x8. SSD di M.2_2 tetap full-speed, tapi GPU sedikit “terbatas” karena berbagi lane.

Jika GPU yang dipakai mendukung x16, maka kecepatan menjadi x8 karena M.2_2 terpakai. Untuk gaming modern/performa mainstream biasanya tidak ada dampak signifikan. Hanya untuk workstation atau GPU-intensive tasks yang benar-benar memerlukan PCIe full bandwidth, penurunan x16 → x8 bisa terasa.

Pasang Banyak SSD M.2 di Motherboard, Performa Bakal Turun?

2. M.2_1 & M.2_2 untuk Ryzen 8000

  • M.2_1 → PCIe 4.0 x4/x2 (tergantung konfigurasi).
  • M.2_2tidak didukung sama sekali, jadi slot ini mati jika pakai CPU Ryzen 8000.

Untuk Ryzen 8000, hanya M.2_1 yang bisa dipakai di CPU, M.2_2 tidak aktif.

3. M.2_3 & M.2_4 (via X870 Chipset)

  • M.2_3 → PCIe 4.0 x4, tapi shares bandwidth dengan PCIEX16(G4). Kalau SSD dipasang di M.2_3, slot PCIEX16(G4) untuk GPU akan mati.
  • M.2_4 → PCIe 4.0 x4, biasanya bebas, tapi tetap lewat chipset (bukan langsung ke CPU).

Jadi M.2_3 dan M.2_4 lebih cocok untuk storage sekunder daripada SSD utama untuk gaming/performance, karena bisa mematikan slot GPU lain atau berbagi bandwidth.

Slot CPU/Chipset Max PCIe Mode Sharing Catatan
M.2_1 CPU PCIe 5.0 x4 (Ryzen 9000/7000) SSD utama terbaik
M.2_2 CPU PCIe 5.0 x4 (Ryzen 9000/7000) Shares PCIEX16(G5) SSD cepat, GPU x16 → x8
M.2_1 CPU PCIe 4.0 x4/x2 (Ryzen 8000) SSD utama, tapi lebih lambat
M.2_2 CPU – (Ryzen 8000) Slot mati
M.2_3 Chipset X870 PCIe 4.0 x4 Shares PCIEX16(G4) Cocok storage tambahan
M.2_4 Chipset X870 PCIe 4.0 x4 Cocok storage tambahan

Kalau semua slot M.2 diisi SSD, setiap drive memang bisa berjalan pada kecepatan penuh sesuai spesifikasi slotnya, tapi ada konsekuensi pada jalur PCIe yang dipakai GPU.

Pasang Banyak SSD M.2 di Motherboard, Performa Bakal Turun?

Misalnya, SSD di M.2_2 akan membuat slot GPU PCIe 5.0 x16 turun menjadi x8, sementara SSD di M.2_3 bisa mematikan slot GPU PCIe 4.0 x16 tambahan. Artinya, untuk gamer biasanya tidak terlalu terasa karena GPU modern masih jarang membutuhkan bandwidth lebih dari PCIe 5.0 x8, tapi untuk workstation atau beban kerja berat yang sangat sensitif terhadap transfer data GPU, penurunan ini bisa berpengaruh.

Selain itu, slot M.2_3 dan M.2_4 yang terhubung lewat chipset juga berbagi bandwidth dengan perangkat lain seperti SATA atau USB. Jadi meskipun SSD tetap terdeteksi dan bisa dipakai normal, performanya bisa sedikit terpengaruh bila semua perangkat aktif bersamaan. Dengan kata lain, banyak slot M.2 memberi fleksibilitas, tapi tidak selalu berarti semua bisa dimanfaatkan tanpa kompromi di sisi GPU atau bandwidth chipset.

SSD tercepat sebaiknya di M.2_1, apalagi kalau pakai Ryzen 9000/7000. Slot M.2_2 bagus untuk SSD kedua, tapi akan mengurangi kecepatan GPU jika slot G5 digunakan. M.2_3 & M.2_4 lebih cocok untuk storage sekunder, bukan SSD NVMe ultra cepat utama.

Tips Memaksimalkan Slot M.2

1. Gunakan slot M.2_1 CPU untuk OS dan aplikasi penting

  • Slot ini biasanya langsung terhubung ke CPU, sehingga memiliki bandwidth maksimal (PCIe 4.0/5.0 x4). Menaruh OS atau aplikasi berat di sini memastikan booting cepat, loading aplikasi lebih singkat, dan performa game optimal.
  • Praktik terbaik: gunakan SSD NVMe tercepat di slot ini.

2. SSD kedua bisa di M.2_2 jika tidak masalah GPU turun x16 → x8

  • Slot M.2_2 kadang berbagi lane dengan GPU, jadi jika dipasang SSD, GPU slot utama akan turun ke x8. Dampaknya biasanya minor untuk gaming modern, tapi untuk rendering atau transfer data besar bisa terasa.
  • Solusi: pertimbangkan kebutuhan GPU vs storage sebelum menempatkan SSD kedua di sini.

3. M.2_3 & M.2_4 untuk storage tambahan, backup, atau scratch disk

  • Slot ini lewat chipset, bukan langsung CPU, sehingga kecepatan sedikit lebih rendah (PCIe 4.0/x4 atau 3.0/x4). Ideal untuk media project, backup, atau file sementara.
  • Memanfaatkan slot ini mencegah penurunan performa di SSD utama atau GPU.

4. Perhatikan pendinginan M.2, banyak SSD panas → throttling

  • NVMe SSD bisa cepat panas terutama saat transfer besar. Jika suhu tinggi, SSD akan menurunkan kecepatan otomatis untuk mencegah kerusakan.
  • Solusi: gunakan heatsink M.2, pastikan aliran udara di casing cukup, atau pilih SSD dengan thermal guard.

5. Cek manual motherboard untuk mengetahui sharing bandwidth dan kompatibilitas CPU

  • Setiap motherboard punya aturan berbeda: beberapa slot M.2 bisa mati atau bandwidth turun jika slot lain dipakai. Manual biasanya menuliskan: “M.2_3 shares bandwidth with PCIEX16(G4)” atau “M.2_2 tidak aktif untuk CPU tertentu”.
  • Dengan membaca manual, kita bisa mengatur SSD dan GPU secara optimal tanpa trial-and-error.

Kesimpulan

Memasang semua slot M.2 tidak selalu bijak. Memahami hubungan slot, CPU, chipset, dan GPU penting agar performa sistem tetap optimal. Prioritaskan slot CPU untuk SSD utama dan gunakan slot tambahan sesuai kebutuhan, bukan sekadar “mengisi semua slot”. Penggunaan semua slot M.2 juga akan berdampak berbeda tergantung tipe CPU (misalnya Ryzen 8000 punya slot M.2 yang tidak aktif), serta kelas motherboard (high-end biasanya punya manajemen lane PCIe lebih baik dan pendinginan M.2 lebih optimal).

Jadi, memahami kombinasi CPU, chipset, dan motherboard sangat penting agar konfigurasi SSD bisa maksimal tanpa mengorbankan performa GPU maupun kestabilan sistem.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com