GPT-5 Kena Kritik: Jawaban Singkat, Limit Ketat & Celah Keamanan
Peluncuran GPT-5 oleh OpenAI yang digadang-gadang CEO Sam Altman sebagai “superpower” AI ternyata memicu gelombang kekecewaan. Meski di atas kertas mengalahkan pesaing seperti Google DeepMind dan Anthropic di sejumlah tolok ukur, banyak pengguna justru menilai performanya tak sesuai janji.
Baca juga: Waspada! Malware Disembunyikan di Gambar SVG untuk Serang Pengguna Facebook
Keluhan di forum seperti Reddit menyebut GPT-5 memberi jawaban terlalu singkat, terasa “kering” tanpa kepribadian, dan kerap membuat kesalahan yang tak pantas untuk level “PhD” seperti klaim Altman. Kekecewaan semakin memuncak saat ChatGPT Plus dibatasi hanya 200 pesan per minggu—angka yang banyak pengguna habiskan dalam hitungan jam—sementara model lama seperti GPT-4o dan o3 dihapus tanpa peringatan.
“Semua model yang membuat ChatGPT berguna untuk alur kerja saya—hilang begitu saja,” tulis seorang pengguna di r/ChatGPT. Ancaman pembatalan langganan pun bermunculan. Altman merespons dengan menaikkan limit Plus jadi 400 pesan per minggu dan mengembalikan akses ke model lama, setidaknya untuk sementara.
Namun masalah GPT-5 tak berhenti di situ. Dua tim red-team, SPLX dan NeuralTrust, berhasil menjebol pembatasan GPT-5 dengan teknik sederhana. NeuralTrust menggunakan trik “storytelling” untuk membuat model memberikan panduan pembuatan bom molotov, sementara SPLX memanfaatkan StringJoin Obfuscation Attack—memecah teks dengan tanda hubung—hingga GPT-5 menuruti permintaan membuat IED.
Temuan ini membuat para peneliti menyimpulkan bahwa GPT-5 “nyaris tak layak” untuk pemakaian enterprise tanpa lapisan keamanan ekstra. Ironisnya, GPT-4o justru dinilai lebih tangguh menghadapi pengujian keamanan ini.
Dengan kombinasi respon pengguna yang negatif, batasan yang mempersempit fungsi, dan celah keamanan yang mencolok, GPT-5 kini berdiri di persimpangan: menjadi lompatan besar AI seperti visi Altman, atau contoh terbaru hype teknologi yang tergelincir oleh realitas penggunaan.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

