Polisi Tiongkok Bongkar Sindikat Kartu Grafis Palsu Bekas Mining
Mining cryptocurrency di negeri Tiongkok sudah tidak menguntungkan lagi. Dan itu membuat banyak penambang menjual kartu grafis bekas mereka ke pasaran. Hal terburuknya, beberapa penjual memanipulasi penjualan dengan cara mengemas ulang kartu dan dijualnya sebagai model baru yang ternyata itu benar-benar palsu. Ini masalah yang sangat besar di negeri Tiongkok, polisi disana bahkan baru-baru ini telah menangkap 22 orang dalam sindikat kejahatan ini.
Cek juga : V-COLOR Manta XSky DDR5 Review : Cocok Buat Rekomendasi?
Seperti yang dilaporkan oleh VideoCardz dan ITHome, sebuah grup di China telah mengubah metode ini menjadi bisnis operasional, dengan tim yang berdedikasi untuk membeli, membersihkan, menguji, mengemas, dan menjual kartu grafis bekas. Mereka ditangkap setelah penyelidikan selama setahun oleh polisi di distrik Bincheng di kota Binzhou, yang menemukan banyak kandang penambangan tanpa kartu grafis dengan pengemasan ulang di sebuah gudang.
Hanya tujuh dari 22 orang yang terkait dengan penipuan tersebut yang ditangkap dan menghadapi tuntutan pidana. Ini bukan operasi kecil, karena nilai kartu palsu tersebut diperkirakan melebihi 30 miliar lebih.
Membeli kartu grafis yang banyak digunakan sebagai cryptominers bisa dikatakan sebagai subjek yang kontroversial. Banyak cerita tentang chip memori yang berubah warna, tanda umum yang menunjukkan penggunaan berat, dicat ulang oleh penjual yang mencoba berpura-pura “seperti baru”.
Jadi, buat kalian yang berencana membeli kartu grafis terbaru, katakanlah dengan merk atau seri yang mencurigakan dan di iming-iming dengan harga sangat murah, sebaiknya hindari hal tersebut.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :


