CORSAIR H150 RGB AIO Liquid Cooler Review : Masih Ok Buat Rekomendasi?
Masih ok buat dipertimbangkan enggak sih AIO Liquid Cooler CORSAIR H150 RGB? Bagaimana dengan kompatibilitas dan performa?
Nah, buat kalian yang tertarik dengan CPU Cooler populer dari CORSAIR ini, simak review detailnya dibawah ini ya.
Baca juga : Motherboard Review : ASRock B650M PRO RS
Table of Contents
Harga
Ok bro, punya AIO dengan radiator yang lebih besar umumnya bisa lebih efisien. Pendinginan sirkulasi air setidaknya lebih efektif gara-gara ukuran yang lebih luas. Tentu itu bisa jadi benefit punya AIO Liquid Cooler CORSAIR H150 RGB bukan?
Urusan harga, CPU Cooler ini punya harga kisaran 1.7 jutaan. Angka yang mungkin cukup tinggi, meskipun mahal atau murahnya sih relatif. Btw, H150RGB itu punya garansi terbatas hingga 3 tahun dengan distributor utama itu PT DTG.
Cek harga terbaru CORSAIR H150 RGB disini
Desain
Kualitas CORSAIR pasti udah cukup dikenal positif di mata penggemar maupun konsumen secara luas. Dan itu juga termasuk seri Liquid Cooler H150 RGB.
Tapi dari estetika ok enggak sih? Kualitas Corsair pasti enggak usah ditanyain lagi. Lighting RGB entah dari Fan atau display pompa itu udah elegan, estetikanya udah berasa. Terus kelebihan lighting seri standar H150 RGB ini softwarenya lebih luas. Enggak khusus Cuma pake Corsair iCUE aja. Pake software ASUS Armory juga bisa diatur.
Kualitas materi juga positif, mulai dari radiator, kipas termasuk pompa yang dibawa. Terus ini juga kompatible sama platform AMD AM5 atau Intel LGA 1700 terbaru. buat masang juga enggak ribet, apalagi dipasang di soket AM4 lama. Kalian enggak usah bongkar mobo lagi, itu karena soket AM4 udah punya backplate bawaan. Cukup pasang aja braket sama baud penguncinya.
Tapi note penting nih. Pertama, H150 RGB enggak punya manual book fisik. Kalian perlu scan dulu pake QR code buat liatin manual booknya secara virtual. Atau jika ribet, cek langsung aja di situs resmi corsair bagian support.
Terus, ukuran radiator yang besar sebenernya penempatan posisi agak terbatas. Kalian perlu cek kompatibilitas casing yang bakal dipakai. Tapi kalo memasang AIO terhitung mudah dan enggak ribet. Setidaknya itu jadi salah satu poin plus yang ditawarin AIO ini.
Spesifikasi Inti
| Spesifikasi | CORSAIR H150 RGB |
| Lighting | RGB |
| Cooling Warranty | 3 Year |
| Number of Fans | 3 |
| Cold Plate Material | Copper |
| Radiator Material | Aluminum |
| Cooling Socket Support | Intel 1700, Intel 1200, Intel 1150, Intel 1151, |
| Intel 1156, Intel 2011, Intel 2066, Intel 1366, AMD AM5, AMD AM4 | |
| Radiator Size | 360mm |
| iCUE Software | Yes |
| PWM | Yes |
| Weight | 2.27 |
| Fan Model | SP Series |
Dari sisi spesifikasi, ada tiga bagian penting yang menjadi nilai unggulan AIO Liquid cooler ini. Pertama dari kualitas pompa, radiator dan kipas. Pompa yang ditawarin bawa standar heatsink copper yang mungkin umum dijumpai di kebanyakan AIO populer. CORSAIR mengklaim kalau desain pelat dingin tembaga lebih dioptimalkan buat performa secara termal.
Terus fitur radiator yang dibawa punya bahan alumunium yang punya build kualitas yang cukup solid. Sayang, CORSAIR enggak menjelaskan fitur unggulan, termasuk teknologi anti leak yang cukup penting untuk diketahui.
Sedangkan Kipas, ukurannya 12cm dan disebut sebagai CORSAIR RGB SP Elite. Ini udah dukung fitur PWM yang bisa diatur lewat software. Hal terbaiknya itu lighting sangat cerah dan menawan.
Kinerja
Gimana dengan performa? Ok, sebagai perbandingan, sebelumnya kami telah mencoba beberapa AIO ukuran 360 maupun 240 dengan default CPU AMD Ryzen 7 5800X dan motherboard ASUS ROG B550 XE. Default casing memakai CORSAIR 5000D Airflow dengan suhu ruangan itu sekitar 29 derajat celcius.
Saat CPU Idle, kinerja pendinginan sebenernya masih terhitung sama, dimana suhu rata-rata pake H150 RGB itu max nyampe 41 derajat celcius. Suhu yang terhitung cukup rendah, meskipun bukan yang terbaik sih.
Kalo Main game, suhu yang ditawarin 360 justru lebih baik. Rata-rata suhunya sekitar 66 derajat celcius. Performa masih bersaing dengan seri premium ASUS ROG Ryujin II yang punya harga lebih mahal.
Buat aplikasi menuntut ketika semua core bekerja, seperti menjalankan Cinebench R23, suhu rata-rata itu kisaran 86 derajat celcius. Performa sekali lagi masih positif dan bisa bersaing dengan seri unggulan AIO yang pernah kami coba.
Untuk overclocking, CPU bisa dengan mudah di up ke speed 4.7 Ghz all core. Suhu mungkin cukup tinggi, bahkan sekelas AIO 360 belum mampu meredam suhu dibawah 90. Namun setidaknya pakai CORSAIR H150 RGB masih terhitung ok dengan suhu rata-rata sekitar 94 derajat celcius.
Simpulan
Nah, overall CORSAIR H150 RGB masih powerful dari sisi kinerja dan cocok juga dipasangkan dengan prosesor terbaru seperti AMD Ryzen 7000 series ataupun Intel LGA 1700. Harga juga sekarang enggak mahal-mahal banget, termasuk kemudahan dari pemasangan. Estetika sih relatif, tapi hal terbaiknya itu fitur RGB. Ini kompatible dengan software mobo bawaan dan tingkat kecerahan yang sangat positif.
Jadi itu dia ulasan singkat tentang AIO Liquid Cooler CORSAIR H150 RGB. Enggak semua sih diungkap tapi semoga bermanfaat!
CORSAIR H150 RGB Overall Score : 8.0
Positif :
- Build Quality yang solid
- Fitur RGB yang lebih terang
- Kompatibilitas luas
- Performa Positif
Minus :
- Kejelasan produk kurang informatif
- Enggak ada manual book fisik
- Display Pompa enggak bisa upgrade ke seri Elite LCD
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :












