- Berita Terbaru, Internet, Serba-serbi, Serba-serbi Bitcoin

Cobaan Besar Dunia Cryptocurrency Di Tahun 2018

Dunia Cryptocurrency – Suka atau tidak, dunia mata uang digital hari ini sedang mengalami cobaan yang cukup besar. Ketika tahun kemarin pilihan mata uang digital ini menjadi tonggak sejarah baru, namun tahun 2018 sekarang, beberapa kalangan mulai menunjukan beberapa keraguan. Hal tersebut terbukti ketika beberapa hari kemarin, hampir semua nilai mata uang selain Bitcoin berjatuhan dengan cukup keras. Tapi apakah semua hal tersebut sementara atau jauh buruk dari itu?

Beberapa minggu yang lalu, Bitcoin diperdagangkan dengan kisaran harga  200 jutaan, namun sekarang jatuh hingga kisaran harga 158 jutaan. ETH disisi lain juga sekarang mendekati nilai 14 jutaan, dimana beberapa waktu lalu mampu mencapai nilai 19 juta lebih. Sebenarnya, jika Anda melihat grafik untuk hampir semua pilihan altcoin, anda akan melihat pola yang hampir sama. Semuanya sangat terpukul antara tanggal 15 Januari dan 16 Januari. Meskipun begitu, beberapa pasar telah stabil dan mendapat pemulihan kecil, namun untuk sebagian besar, jika Anda memiliki portofolio investasi kriptocurrency, anda mungkin bisa menghadapi kerugian dua digit.

Baca juga : Bitcoin.co.id : Tempat Terbaik Untuk Menyimpan Mata Uang Digital

Jadi, apalagi yang menyebabkan runtuhnya Dunia Cryptocurrency ?

Ada banyak alasan yang mengakibatkan jatuhnya semua hal tersebut, dan kami mencoba untuk menyelam beberapa hal yang menjadi faktor utamanya. Dunia perdagangan kripto penuh dengan volatilitas, dan crash yang harusnya bisa diharapkan oleh semua orang. Namun, tidak setiap hari kita melihat seluruh pasar melakukan penyiraman besar seperti hal ini. Biasanya, sementara satu mata uang terhempas, token lain mampu berkembang diatas kesulitan, tapi minggu ini semua orang sepertinya meninggalkan pasar mata uang digital (sementara atau pergi sama sekali).

Dunia Cryptocurrency
Sumber : Bitcoin.co.id

Namun, salah satu alasan faktor utamanya adalah beberapa perubahan mendadak dalam sentimen investor, dimana hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh beberapa laporan bahwa pihak berwenang seperti di negara Korea Selatan dan China kini sedang menindak tegas dunia pertambangan dan perdagangan mata uang digital. Contohnya, september lalu negara China mulai meneliti perdagangan kriptocurrency. Pihak berwenang kemudian mengumumkan bahwa pemerintah menganggap bahwa praktik penggalangan dana melalui ICO (penawaran koin awal) ilegal.

ICO adalah dunia kripto apa yang menjadi IPO dalam bentuk dunia investasi. Ketika sebuah koin baru masuk ke pasar, penciptanya meluncurkan sebuah ICO untuk menjual koin pertama kepada investor spekulatif. Hal tersebut menimbulkan uang bagi tim yang menciptakan koin, yang secara teori akan mendanai pengembangan platform lebih jauh. Dan investor bisa masuk dengan harga serendah mungkin dan berpotensi mendapat keuntungan tinggi di jalan. Tidak seperti IPO, yang sangat diatur dan diteliti oleh pihak berwenang, pasar ICO seperti dunia barat yang liar. Kadangkala mereka memiliki peraturan sedikit dan praktis siapa pun yang memiliki latar belakang ilmu komputer bisa meluncurkan koin baru, yang membuat investasi di ICO sangat berisiko. Nilai keuntungannya bisa sangat tinggi, tapi begitu juga dengan risikonya.

Negara China kini juga memperkenalkan peraturan baru yang mendorong pertukaran kriptocurrency terbesar di negara itu untuk segera menutup pintunya. Dan setelah apa yang dilakukan negara tersebut, negara Korea Selatan juga melakukan hal yang sama, dimana mereka juga melarang praktik tersebut seutuhnya. Hal yang sama tampaknya sudah diberlakukan oleh negara kita, meskipun belum sepenuhnya terjadi.

Pekan ini, China tampaknya telah meningkatkan upayanya untuk mengekang pasar kriptocurrency dengan sebuah pengumuman bahwa mereka akan memblokir akses domestik ke platform yang memungkinkan perdagangan kripto. Menurut situs Bloomberg Technology, pemerintah China juga akan menindak perusahaan yang menyediakan layanan pembuatan pasar, penyelesaian, dan kliring untuk perdagangan terpusat.

Pemerintah Korea Selatan juga nyatanya telah memainkan peran penting dalam imbasnya harga BTC minggu ini. Pekan lalu, beberapa laporan muncul yang menunjukkan bahwa pihak berwenang Korea Selatan sedang mempersiapkan larangan habis-habisan untuk perdagangan kriptocurrency. Pada hari Senin, CNBC juga melaporkan bahwa Koordinasi Kebijakan Pemerintah Korea Selatan telah mengklarifikasi bahwa adanya sebuah proposal untuk melarang perdagangan kriptocurrency di meja, namun sebuah keputusan masih belum pasti. Hal tersebut perlu adanya “konsultasi dan koordinasi pendapat yang memadai”.

Sehingga, beberapa alasan tersebutlah yang mungkin menjadi beberapa faktor lain yang menyebabkan kurangnya kepercayaan pada Bitcoin, Ethereum, dan sejenisnya. Hanya saja, begitulah sifat dunia kriptocurrency. Kadangkala kita tidak ada yang tahu darimana pasar pergi dari sini, tapi ada yang mengatakan bahwa hal tersebut masih belum menjadi alasan ini adalah hari akhir untuk kripto. Bahkan, Mark Cuban, seorang pebisnis besar mengumumkan bahwa Dallas Maverick justru akan menerima Bitcoin, Ethereum, dan “token lainnya” sebagai pembayaran untuk musim NBA berikutnya. Akan banyak hal yang terjadi di tahun 2018 ini, entah itu mimpi buruk atau bahkan jauh lebih baik.

 Baca Juga :




Comments
Loading...

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat