>

Solusi Darurat Krisis RAM: Pake RAM Laptop dengan Adaptor PC Desktop

Solusi Darurat Krisis RAM: Pake RAM Laptop dengan Adaptor PC Desktop

Dengan harga memori yang meroket di tengah ledakan infrastruktur AI, saat ini bisa dibilang adalah waktu terburuk untuk merakit PC baru. Namun, bagi pengguna yang tidak punya pilihan lain selain membangun sistem sekarang, ada solusi darurat yang patut dipertimbangkan: memasangkan RAM laptop (SO-DIMM) dengan adaptor motherboard desktop.

Meskipun solusi ini memerlukan sedikit tinkering dan perburuan komponen yang teliti, kerugian performa yang ditimbulkan dinilai minimal.

Baca juga: Platform AM4 Kembali Jaya Gara-Gara Harga RAM Yang Semakin Gila

Lonjakan masif dalam infrastruktur Artificial Intelligence telah mendorong ekspansi besar-besaran data center, yang mana mengonsumsi DRAM dan NAND dalam jumlah besar, menyebabkan harga konsumen meroket. PCPartPicker mencatat bahwa harga memori konsumen telah meningkat lebih dari tiga kali lipat selama beberapa bulan terakhir.

  • Kit DDR4 yang sebelumnya rata-rata di bawah , kini dijual hampir .
  • Situasi DDR5 bahkan lebih buruk, dengan harga rata-rata naik dari sekitar menjadi hampir .

Krisis harga ini juga secara langsung meningkatkan permintaan akan CPU AMD AM4 lama yang masih mengandalkan memori DDR4, memungkinkan pembeli menghindari biaya tinggi memori DDR5.

SO-DIMM sebagai Pilihan Terakhir

Bagi builder yang terjepit, memori SO-DIMM—yang biasanya digunakan pada laptop dan mini PC—menawarkan alternatif. Meskipun modul laptop juga terdampak kenaikan harga akibat AI, harganya tetap lebih murah daripada memori desktop standar (DIMM).

Untuk menggunakan RAM laptop di motherboard desktop, diperlukan adaptor SO-DIMM-ke-DIMM, yang umumnya berharga antara hingga . Pembelian SO-DIMM melalui eBay atau pasar komponen bekas juga dapat membantu meredam kenaikan biaya.

Solusi Darurat Krisis RAM: Pake RAM Laptop dengan Adaptor PC Desktop

Risiko dan Tips Penggunaan

Video dari kanal YouTube Hardware Canucks menyoroti kelebihan dan risiko menggunakan memori SO-DIMM di sistem desktop:

  1. Stabilitas Kecepatan: Hardware Canucks menyarankan pembeli DDR5 yang menggunakan adaptor ini untuk mencari modul dengan rating . Kecepatan yang lebih tinggi cenderung menyebabkan instabilitas saat menggunakan adaptor, terutama pada processor AMD.
  2. Masalah Clearance: Konektor tambahan pada adaptor meningkatkan tinggi modul RAM beberapa milimeter, yang berpotensi menimbulkan masalah clearance di casing mini-ITX yang ringkas.
  3. Performa: Kabar baiknya, benchmark menunjukkan bahwa kerugian performa dalam gaming high-end atau beban kerja produktivitas saat menggunakan SO-DIMM alih-alih DIMM standar berada dalam kisaran persentase digit tunggal (sangat kecil).

Hardware Canucks memperingatkan bahwa solusi ini hanyalah solusi sementara, diibaratkan seperti menggunakan ban cadangan (spare tire). Namun, ketidakpastian kapan harga memori akan normal membuat solusi ini menjadi pilihan yang praktis. Insider industri memperkirakan kelangkaan dapat terus berlanjut hingga tahun 2026 atau bahkan 2027.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.