Intel Core i3-8100 Review : CPU Performance
Table of Contents
Tes Sintetis & Rendering
Dan kini, kita akan melihat bagaimana aksi sesungguhnya performa prosesor Intel Core i3-8100 menjawab berbagai tantangan. Pertama, kami akan hadirkan beberapa kinerja sintetis yang memperlihatkan bagaimana CPU tersebut bisa memberikan kinerja untuk berbagai aplikasi yang cukup menuntut seperti rendering, performa komputasi, dan sebagainya. Ini biasanya menjadi bagian dari kebutuhan pengguna modern hari ini, sehingga kita bisa melihat seberapa idealnya prosesor tersebut untuk semua hal yang mungkin menjadi bagian dari aksi banyak konsumen.
Dan untuk memadukan aksi prosesor ini, kami hadirkan beberapa prosesor sekelasnya dengan tingkat harga dan pilihan kelas yang hampir sama, diantaranya :
- AMD Ryzen 3 1300X (dalam kecepatan dasar)
- AMD Ryzen 3 1200 (dalam kecepatan dasar)
- Intel Core i3-7100
Sedangkan untuk pilihan rig tes, kami hadirkan beberapa komponenen dengan nilai yang sama, sehingga bisa dipakai untuk satu pilihan paket. Hanya saja , pilihan motherboard yang tersedia masih terbatas pada motherboard mid-range, khususnya untuk AMD, sedangkan Intel hanya menghadirkan pilihan motherboard seri Z untuk kapasitas high-end. Ini mungkin bisa mempengaruhi kinerja, meskipun tidak terlalu signifikan, tapi, daripada tidak ada, jadi, mari kita lihat performa sesungguhnya dibawah ini.
Test Rig :
- Motherboard Intel : MSI Z370 Krait Gaming, ASUS ROG Strix B250H Gaming
- Motherboard AMD : ASUS B350 Strix F-Gaming
- RAM : Corsair Vengeance 16GB DDR4-2666 Mhz
- GPU : ASUS Strix GTX 1080 8GB GDDR5
- PSU : Thermaltake Tough Power 750W Gold
- Samsung SSD 850 Evo 250GB
Cinebench R15
Kita tahu bahwa tes ini akan mengukur seberapa baik kinerja CPU dalam menghadirkan performa komputasi untuk kebutuhan rendering, semakin besar nilai yang dihasilkan, maka semakin baik CPU tersebut. Pilihan tes ini ditentukan dalam dua tahap, performa single maupun multi CPU. Dan berdasarkan hasil yang kami coba, kekuatan Intel Core i3 yang sebelumnya tidak memiliki nilai pasti dalam kebutuhan multi-tasking, kini pilihan Core i3-8100 benar-benar memompa kinerja yang jauh lebih baik. Anda bisa melihat ia berada di urutan teratas pada tes ini. Meskipun, Ryzen 3 benar-benar masih tampil mempesona untuk urusan tersebut.
Blender
Hampir sama dengan kinerja rendering untuk tes Cinebench, namun kebutuhan CPU dengan kinerja multi-core benar-benar diandalkan untuk proses ini. Anda bisa membuat proses jauh lebih cepat pada aplikasi ini dengan mengandalkan prosesor Core i3-8100, karena ia memimpin kinerja dengan jarak waktu yang lebih singkat.
PCMark 10
PCMark 10 menghadirkan serangkaian tes komprehensif yang mencakup beragam tugas yang dilakukan dan biasanya bisa kita aplikasikan pada kebutuhan kerja modern, khususnya bagaimana CPU bisa melakukan tugas komputasi dengan baik. Semakin tinggi skor, semakin keren sebuah CPU. Dan ini dibuktikan juga dengan kekuatan Coffee Lake 8100 pada tes tersebut dan memimpin bar yang tinggi jauh diatas rivalnya.
Adobe Premiere Pro CC
Jika anda memiliki banyak pekerjaan dengan aplikasi Adobe premiere, entah untuk pekerjaan dikantor maupun pekerjaan serius dalam editing video, maka tes ini mungkin bisa menjadi tolak ukur bagaimana kebutuhan CPU bisa memenuhi tugas anda. Dan Core i3 8100 dengan kekuatan quad corenya mampu menghasilkan sesuatu yang ideal untuk semua kebutuhan anda pada premiere. Ia memiliki waktu tercepat diantara para pesainnya, sedangkan seri core i3 sebelumnya duduk diposisi terbawah.
Excel 2016
Jika anda juga sering sekali berhubungan dengan kegiatan Excel, maka sebenarnya pilihan CPU yang ideal juga bisa memenuhi tugas anda jauh lebih baik. Dengan hadirnya Simulasi Monte Carlo, kita bisa melihat bagaimana kinerja CPU menggunakan teknik matematika yang menghasilkan variabel acak untuk memodelkan risiko atau ketidakpastian suatu sistem tertentu. Variabel acak atau input dimodelkan berdasarkan distribusi probabilitas seperti normal, log normal, dll.
Indeks :
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :





