Update Harga GPU Februari 2026: RTX 5090 Tembus 100 Juta, Lini Mid-Range Mulai Tidak Rasional
Kondisi pasar GPU di Indonesia pada Februari 2026 menunjukkan anomali harga yang jauh lebih tajam dibandingkan rata-rata global. Lonjakan harga memori dan terbatasnya pasokan stok lama telah mendorong harga kartu grafis flagship NVIDIA ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya di tanah air.
Baca juga: Komisi Eropa Gugat TikTok: Fitur “Infinite Scroll” Dianggap sebagai Risiko Sistemik
Table of Contents
NVIDIA
Pasar Indonesia menyaksikan lonjakan harga yang sangat drastis pada lini Blackwell, terutama pada seri tertinggi.
Varian high-end seperti ROG Astral yang pada November 2025 berada di kisaran Rp60–70 jutaan, kini terpantau telah menembus angka Rp100 juta di beberapa retailer. Harga termurah saat ini berada di angka Rp49 jutaan (stok terbatas), dan tidak ada lagi unit yang tersedia di bawah Rp45 juta.
RTX 5080, harga masih tergolong rasional meski stok menipis. Unit termurah kini berada di kisaran Rp23 jutaan (naik dari Rp18–19 jutaan di bulan November), sementara varian premium mencapai Rp30 juta ke atas.
Untuk RTX 5070 Ti, mengalami kenaikan signifikan dari kisaran Rp14–16 jutaan menjadi di atas Rp20 juta, menjadikannya kartu yang paling tidak efisien secara price-to-performance saat ini.
RTX 5060 Series, Seri ini mengalami inflasi yang mengkhawatirkan. RTX 5060 8GB yang sebelumnya stabil di Rp5 jutaan kini melonjak ke Rp7–8 jutaan. Varian 5060 Ti 16GB bahkan telah melewati angka Rp10 juta.
AMD Radeon
Berbeda dengan NVIDIA yang mengalami gejolak harga ekstrem, lini AMD Radeon di Indonesia terpantau jauh lebih stabil dan konsisten:
| Model GPU | Estimasi Harga Feb 2026 (IDR) | Status Perubahan |
| RX 9070 XT | Rp13 – 15 Juta | Stabil / Kenaikan Minor |
| RX 9070 | Rp10 – 13 Juta | Stabil |
| RX 9060 XT 16GB | > Rp8 Juta | Merangkak Naik (Prev. < Rp7jt) |
| RX 9060 XT 8GB | > Rp6 Juta | Langka di Pasaran |
AMD tampaknya menjadi benteng terakhir bagi para perakit PC di Indonesia yang mencari performa mumpuni tanpa harus membayar premi “kelangkaan” yang dikenakan pada brand NVIDIA.
Analisis Perbandingan Harga: November 2025 vs Februari 2026
| Kategori | November 2025 | Februari 2026 | Dampak ke Konsumen |
| Budget High-End | Rp18 – 19 Juta (RTX 5080) | Rp20 Juta+ (RTX 5070 Ti) | Penurunan Tier Performa |
| Mainstream | Rp5 Jutaan (RTX 5060) | Rp7 – 8 Jutaan (RTX 5060) | Kenaikan Biaya Rakit ~40% |
| Flagship | Rp60 – 70 Juta (ROG Astral) | > Rp100 Juta (ROG Astral) | Segmen Eksklusif / Kolektor |
Intel Arc: Pilihan Paling Stabil
Di saat kompetitor utamanya mengalami gejolak harga yang tidak menentu, lini Intel Arc Battlemage muncul sebagai opsi yang paling konsisten bagi konsumen di pasar Indonesia. Berdasarkan pantauan harga terbaru, Intel berhasil menjaga stabilitas harga tanpa adanya kenaikan yang membebani konsumen secara drastis.
- Intel Arc B570: Kartu grafis ini masih bertahan di kisaran harga Rp4,5 – Rp5 jutaan. Angka ini relatif identik dengan harga pasar pada beberapa bulan lalu, menjadikannya salah satu kartu grafis generasi terbaru dengan nilai price-to-performance paling menarik di segmen entry-level.
- Intel Arc B580: Untuk varian yang lebih tinggi, Arc B580 terpantau berada di kisaran Rp5 – Rp6 jutaan. Meskipun terdapat pergerakan harga, kenaikannya dinilai tidak signifikan dan masih dalam batas toleransi pasar normal.
| Model GPU | Estimasi Harga Feb 2026 (IDR) | Perubahan (vs Nov 2025) |
| Intel Arc B570 | Rp4,5 – Rp5 Juta | Sangat Stabil |
| Intel Arc B580 | Rp5 – Rp6 Juta | Kenaikan Minor |
Kondisi di Indonesia menunjukkan bahwa “Panic Buying” atau penyesuaian harga spekulatif oleh retailer mulai terjadi. Angka Rp100 juta untuk sebuah RTX 5090 mengukuhkan posisi GPU ini bukan lagi sebagai perangkat gaming, melainkan aset investasi bagi profesional AI. Bagi gamer dengan anggaran Rp10-15 juta, beralih ke Radeon RX 9070 series adalah keputusan paling bijak sebelum stok AMD ikut tergerus oleh permintaan yang berpindah dari NVIDIA.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :


