- Android, Berita Terbaru, Smartphone

Huawei Dikabarkan Akan Gunakan Sistem Operasi Hongmeng Sebagai Pengganti Android

Google sudah memutuskan hubungan dengan Huawei, namun perusahaan asal negeri Tiongkok tersebut tampaknya sudah memiliki Plan B dalam urusan Sistem operasi alternatif berbasis Android, yakni Hongmeng.

Menurut Techspot, sistem operasi OS alternatif bernama Hongmeng ini bahkan sudah diajukan oleh Huawei sebagai merek dagang tersendiri di WIPO dan dilaporkan akan memakai 1 juta perangkat untuk pengujian. Dan rencananya, Huawei akan memakai Smartphone bertenaga OS tersebut tahun depan, meskipun beberapa laporan terbaru ada yang mengklaim bahwa ini akan dimulai bulan oktober 2019.

Baca juga : Western Digital Bergabung Dengan Perusahaan Lainnya Yang Tinggalkan Huawei

CEO divisi konsumen Huawei, Richard Yu, mengatakan kepada CNBC bulan lalu bahwa perusahaan masih berkomitmen untuk Microsoft Windows dan Google Android, “Tetapi jika kita tidak dapat menggunakannya, Huawei akan menyiapkan rencana B untuk menggunakan OS kita sendiri.”

Mengembangkan pasar ponsel pintar secara global tanpa dukungan sistem operasi utama Android (atau bahkan Apple IOS) tentu bukanlah tugas yang tidak mudah, bahkan bisa sangat menakutkan. Dulu, Samsung pernah mencobanya dengan Tizen dan upaya mobile Microsoft dengan Windows Mobile juga tidak berhasil, jadi tidak mengherankan jika Huawei saat ini sedang super sibuk dengan solusi sendiri yang sedang dikembangkan sejak tahun 2012 silam.

Dan ketika Google sudah mengetukan palu untuk menutup pintu bagi ponsel masa depan Huawei, itu menyebabkan perusahaan asal Tiongkok tersebut tampaknya mempercepat upaya dengan Hongmeng, rencana cadangan yang sebelumnya masih jauh dari pandangan Huawei untuk memutuskan. Disisi lain, OS tersebut tampaknya akan memiliki sisi keunggulan, ketika China Global Times melaporkan bahwa sistem operasi ini memiliki kinerja 60% lebih cepat daripada Google Android, meski perlu pembuktian yang lebih jauh bagi konsumen secara umum.

Sistem Operasi Hongmeng

Sedangkan untuk permintaan merek dagang yang diajukan Huawei, ini tampaknya untuk memenuhi beberapa negara termasuk Australia, Kanada, Kamboja, Uni Eropa, Indonesia, India, Meksiko, Spanyol, Swiss, dan Thailand. Perusahaan juga berencana akan menggunakan OS Hongmeng untuk tablet dan PC, seperti terungkap dalam deskripsi merek dagangnya yang disetujui oleh Chinese National Intellectual Property Administration (CNIPA) bulan lalu.

Huawei masih memiliki kesempatan besar untuk bisa berdiri sendiri seutuhnya tanpa dukungan beberapa platform besar. Kehadiran sistem operasi Hongmeng bisa menjadi bukti bagaimana kemandirian Huawei akan terasa jauh lebih seru untuk dilihat, meski jalan yang akan dilalui perusahaan tersebut akan sangat terjal saat awalnya.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat