naples AMD 2
naples AMD

Setelah Ryzen, AMD Akan Rilis Naples Untuk Saingi Intel Xeon Di Pasar Server

AMD sudah akan meluncurkan chip Zen yang pertama untuk PC, yang disebut Ryzen. Langkah selanjutnya untuk AMD bahwa mereka dikabarkan siap untuk merilis chip server 32-core dengan nama kode Naples, dimana Naples ini akan hadir beberapa bulan mendatang.




Naples sebenarnya tidak memiliki nama resmi, tapi mempunyai harapan tinggi. Sementara Ryzen diatur untuk kesuksesan di PC, berbeda halnya dengan Naples, yang harus mengambil pasar dimana selama ini dikuasai chip Xeon dari Intel, yang digunakan pada sebagian besar server saat ini.

AMD sedang mencoba untuk menghidupkan semangat untuk Naples, yang akan dirilis pada semester pertama tahun ini. Mereka akan mempromosikan Naples dengan menggunakan taktik yang sama seperti seperti halnya mereka gunakan pada promosi Ryzen, yakni dengan berbicara tentang manfaat kinerja CPU Zen.

Naples diklaim oleh AMD akan memberikan manfaat kinerja yang sama seperti pada chip Ryzen. Dimana chip ini akan memiliki peningkatan 40 persen dalam instruksi per siklus, metrik yang sangat penting untuk mengukur kinerja CPU, dibandingkan dengan arsitektur Excavator sebelumnya.

Naples

Naples akan memiliki 32-core dimana ia memiliki lebih banyak core jika dibanding chip Intel Xeon terbaru, yang hanya memiliki hingga 24 core.Namun berbeda halnya dengan Intel Xeon Phi superkomputer Chip yang memiliki hingga 72 core, tetapi tidak ditargetkan pada server socketed mainstream.

Forrest Norrod, wakil presiden senior dan general manager AMD, mengatakan dalam sebuah blog “ akan ada lebih banyak data bergerak ke awan, yang menempatkan lebih banyak tekanan pada server di pusat data. Memiliki lebih banyak core akan menambah kekuatan pemrosesan untuk membantu server merespon dengan cepat dalam setiap permintaan untuk pencarian, mengenali gambar, dan proses upload video yang semakin cepat. Sebuah server dengan CPU tunggal mampu melakukan kekuatan seperti sebanyak server dengan dua-soket saat ini” kata Norrod.

AMD juga akan mengemas Naples dalam teknologi bandwidth memory baru, yang akan meningkatkan kinerja server dan mungkin memberikan keunggulan atas Xeon. Namun, masih tidak jelas mengenai teknologi tersebut akan seperti apa, tetapi jika didasarkan pada teknologi dari Gen-Z, sebuah konsorsium yang mengembangkan throughput kecepatan tinggi untuk penggunaan di dalam dan di server luar.

Naples
Penampakan mobo dan Naples pada CES 2017 lalu (anandtech.com)

AMD sebenarnya telah mengejutkan Intel di pasar server di masa lalu. Pada tahun 2003, AMD mampu merilis untuk pertama kalinya dengan 64-bit x86 chip server yang disebut Opteron, dan Intel harus berebut tempat untuk mengejar ketinggalan. AMD kehilangan pasar saat jadirnya chip Opteron yang berdasarkan arsitektur Bulldozer, yang memiliki kekuatan underperformed dan ditolak oleh pembuat server.

Pada tahun 2013, AMD telah mengambil keputusan radikal untuk menempatkan chip x86 di backburner dan mereboot strategi servernya dengan arsitektur ARM. AMD percaya chip ARM akan mampu menghemat listrik hingga akhirnya akan menggantikan x86 di server dan berharap akan memiliki pangsa pasar 20 persen pada tahun 2017.

Namun , ternyata AMD berbalik arah, dimana mereka menjauh dari ARM untuk server dan beralih kembali ke x86 dengan chip Zen. Sementara itu, Intel mengambil keuntungan kesalahan langkah AMD dan terus menggulirkan chip Xeon terbaru yang didukung teknologi terbaru. Intel sekarang memegang lebih dari 90 persen pangsa pasar di prosesor server.




Hadirnya AMD dengan 32-core, Naples akan memiliki tantangan besar. Perusahaan seperti Google, Facebook dan Amazon sedang membangun pusat mega data dengan server yang berdasarkan Xeon. Perusahaan-perusahaan ini memiliki tumpukan software yang disetel erat dengan pengolahan, I / O, spesifikasi listrik, dan throughput chip Xeon, dan itu bisa saja sulit bagi AMD untuk masuk ke pasar yang sangat besar.

Tapi AMD yakin bahwa Naples mampu menantang Xeon di tahun ini dengan kekuatan terbarunya, sama halnya ketika mereka menghadirkan AMD Ryzen. Google, Facebook, dan Amazon bisa saja menggunakan chip AMD sebagai kekuatan baru dengan harga chip yang lebih baik dari Intel dimana chip Xeon sangat mahal, tapi memiliki kekuatan yang bisa dihandalkan.

Baca juga :




Kabar Terbaru AMD Ryzen : Anda Sudah Bisa Preorder Hari Ini

Bulan maret akan memiliki sejumlah kejutan besar, salah satu yang paling banyak diantisipasi oleh banyak kalangan adalah rilisnya AMD Ryzen. Dengan semakin gencarnya berita tentang prosesor Ryzen, dimana performa dan kinerja dari prosesor ini terus-menerus bocor ke pers sejak CES 2017 dibungkus bulan lalu. Tapi rumor ini tidak sama dengan konfirmasi resmi, dan kita tahu sekarang akan menjadi kenyataan, spesifikasi akhir dari prosesor high-end Ryzen dimana hampir semua orang telah berbicara.




Prosesor AMD Ryzen terbaru ini akan menjadi kompetitif jika ternyata ia mampu meningkatkan instruksi per jam, sehingga fokus pada peningkatan kinerja 40 persen lebih besar dari hardware AMD sebelumnya sebagai tujuan desain. Ini adalah jumlah yang besar dan AMD mengatakan bahwa mereka telah melampaui itu, dimana hasil uji mampu memukul peningkatan kinerja 52 persen dalam instruksi per jam. Sederhananya, Ryzen ini berarti dapat melakukan jauh lebih banyak pekerjaan per-core daripada sebelumnya.

AMD tidak hanya berbicara tentang instruksi per jam saja. Perusahaan ini berencana untuk merilis Ryzen dengan barisan delapan-core, dengan 16-thread. Sebagai perbandingan, kebanyakan chip Intel memiliki quad-core, meskipun beberapa dari mereka memiliki delapan dan 10-core (yang lebih mahal). Dan kabar baiknya, rilisnya AMD Ryzen terbaru untuk barisan high-end prosesor, untuk urusan harga dipastikan bahwa mereka tidak akan melebihi lebih dari $499 atau sekitar 6.5 jutaan.

Kabar terbaru AMD
Daftar Harga AMD

Awal maret mendatang, AMD akan rilis Trio prosesor yang mencakup keseluruhan kelas prosesor, mulai dari mid-range hingga high-end. Chip yang paling terjangkau yang akan dirilis adalah AMD Ryzen 7 1700 yang akan langsung berhadapan dengan Intel Core i7-7700K (dan pendahulunya), yang saat ini banyak menjadi prosesor pilihan. Dengan tag harga senilai $329 atau sekitar 4.3 jutaan, dengan perbedaan harga 600 ribuan dengan i7-7700K, tapi AMD mengklaim bahwa kinerja yang dihadirkan melebihi kinerja i7-7700K dengan tingkat perbandingan jauh melebihinya, bahkan disejajarkan dengan Core i7 6850K.

Kabar terbaru
Hasil benchmark yang bocor beberapa pekan lalu mengenai kinerja Ryzen 7 1700, sumber gambar : Forbes.com

Sedangkan untuk seri high-end, akan hadir Ryzen 7 1800X, dimana klaim utama ini merupakan versi yang lebih terjangkau. 1800X dapat menekan Boost lebih dari 4GHz keluar dari kotak. Ini juga sebuah chip dengan TDP hanya 95-watt, seperti Ryzen 7 1700X, yang memberikan beberapa ruang kepala untuk kecepatan clock yang lebih tinggi dari Ryzen 7 1700. Patokan harga senilai $ 499, walaupun Ryzen 7 1800X tidak murah – tetapi AMD mengatakan itu bahwa prosesor ini dirancang untuk bersaing dengan Intel Core i7-6900K, yang seharga $ 1.049 atau sekitar 13 jutaan.

Dan ya,jika Anda tertarik untuk overclocking, kami punya kabar baik. Semua barisan prosesor dari AMD Ryzen tidak terkunci, artinya bahwa anda bisa bereksperimen ke tingkat lebih tinggi dalam hal overclocking. AMD juga berencana akan meluncurkan solusi pendinginan Wraith Spire terbaru, dimana ia akan memberikan solusi pendinginan lebih baik dari sebelumnya

Pre-order mulai hari ini

Anda sudah mulai bisa pre-order kemarin, tanggal 22 Februari, melalui lebih dari 185 mitra ritel. Ini termasuk mitra OEM (original equipment manufacturing), yang juga memasang kustom, sistem pre-built. Chip, dan sistem, yang akan dikirim pada 2 Maret mendatang.




Anda mungkin bertanya-tanya apakah prosesor akan tersedia secara luas? AMD menegaskan bahwa perusahaan ini sudah memiliki stok besar dan banyak pengalaman dalam produksi 14nm dari line-up Radeon, sehingga mengantisipasi baik dari jumlah chip yang tersedia.

Baca juga :


 



amd 1600X benchmark
amd 1600X benchmark 2

AMD Ryzen 1600X Senilai 3 Jutaan Mampu Bersaing Dengan i7 6850K

AMD Ryzen tampaknya sudah memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang bisa dicapai dari prosesor yang akan hadir awal maret mendatang. Dan sebelumnya, prosesor High-End AMD Ryzen 7 1700X dan 1700 mampu  mengalahkan beberapa prosesor terbaik dari Intel seperti Intel Core i7 6900K , 5960X dan 6850K yang perbedaan harganya jauh jika dibandingkan dengan Ryzen.




Dan kini, kami mulai mendapatkan gambaran yang lebih jelas betapa cepatnya prosesor AMD Ryzen ini. Kebocoran terbaru yang dikutip dari situs WCCFTech mengenai kinerja prosesor terbaru AMD adalah Ryzen 5 1600X yang ternyata mampu bersaing ketat dengan Intel Core i7-6850K tes single-threaded dan berkuasa pada tes multi-threaded dalam alat benchmark CPU-Z.

1600X
Image credit: Antony Leather. Data via CPU-Z database, Wccftech.com, dan www.forbes.com

Dan Ryzen 5 1600x yang berkisaran harga hanya $ 259 atau sekitar 3.2 jutaan ini dimaksudkan untuk menyaingi prosesor mid-end Intel Core i5, sedangkan Intel Core i7-6850K merupakan salah satu High-End prosesor yang memiliki harga $ 610 atau sekitar 8 jutaan. Kedua CPU ini sebenarnya menawarkan spesifikasi yang mirip, dengan frekuensi yang sama, 6 core dan 12 thread masing-masing, dimana prosesor AMD memiliki frekuensi turbo maksimum 3.7GHz,sedangkan chip Intel 3.8GHz.

1600X
Sumber referensi : wccftech.com

Apa yang kami lihat sungguh mengesankan, tidak hanya prosesor High-end AMD Ryzen  yang mampu menyaingi salah satu kekuatan terbaik dari Intel, ternyata varian Tier menengah juga seperti Ryzen 5 1600x ini mampu menyaingi kinerja i7 6850K yang sedikit lebih tinggi-clock, juga  Ryzen 5 1600x  ini memiliki TDP konsumsi / daya yang jauh lebih rendah dari 95W dibandingkan Intel Core i7-6850K yang memiliki TDP 140W




Juga ada data kinerja Intel Core i7-7700K dalam grafik tersebut dimana ia memiliki frekuensi turbo jauh lebih tinggi dari 4.5GHz, tapi ternyata tidak mampu mengalahkan performa dari Ryzen 1600X dengan memperoleh skor single-thread lebih cepat. Dan jika CPU AMD ini dapat didorong lagi hingga 4.5GHz, ada kemungkinan ia akan membuat korban lagi dan kinerja yang jauh lebih baik sebagaimana grafik di atas menunjukkan, kinerja  multi-threaded Ryzen kemungkinan akan secara signifikan lebih cepat, bahkan jika memiliki clock lebih lambat.

Semua hal menarik ini akan kita pastikan kebenarannya pada haris saat peluncuran dan Ryzen akan hadir dalam beberapa minggu kedepan, tepatnya awal Maret mendatang, dan kehadiran CPU Ryzen ini akan membuat beberapa perubahan drastis, dan jika dipastikan kebenarannya, AMD mungkin akan lebih tersenyum dibanding Intel.

Baca juga :



Assasin Creed Unity
GTA V Benchmark
The Witcher 3
pentium G4560
Multitasking test

Intel Pentium G4560 Review : Prosesor Terbaik Dibawah 1 Jutaan

Intel Pentium G4560 dirilis pada bulan januari 2017 kemarin, dan sekarang prosesor ini memiliki gelar sebagai prosesor budget terbaik untuk gaming, setidaknya hingga hari ini. Mengapa begitu? Karena G4560 terbaru ini didasarkan pada arsitektur terbaru Kaby Lake yang diproses dengan teknologi 14 nm. Sisi harga merupakan salah satu faktor yang dicari banyak konsumen, selain kinerja yang dihadirkan. Selain itu, barisan terbaru dari Kaby Lake ini memiliki fitur teknologi Hyperthreading, dimana generasi sebelumnya tidak mendukung fitur ini.

Mari kita lihat ulasannya lebih detail

Pentium G4560 ini memiliki jumlah 2 core dengan 4 thread, memiliki clock base 3.50Ghz, L3 Cache sebesar 3 MB dan TDP 54W dengan harga 900 ribuan. Intel tampaknya ingin memaksimalkan prosesor ini untuk lebih baik dalam pengalaman gaming terbaru. Dan untuk itulah, Pentium ini dihadirkan teknologi Hyper-Threading yang sebelumnya tidak ada pada generasi sebelumnya.




Berikut Spesifikasi lengkapnya :

Intel® Pentium® Processor G4560 (3M Cache, 3.50 GHz) 
HargaRp.945.000
Code Name Kaby Lake
Processor NumberG4560
Launch DateQ1'17
Lithography14 nm
# of Cores2
# of Threads4
Processor Base Frequency3.50 GHz
Cache3 MB
Bus Speed8 GT/s DMI3
TDP54 W
Max Memory Size (dependent on memory type)64 GB
Memory TypesDDR4-2133/2400, DDR3L-1333/1600 @ 1.35V
Max # of Memory Channels2
ECC Memory Supported ‡Yes
Processor Graphics ‡Intel® HD Graphics 610
Graphics Base Frequency350.00 MHz
Graphics Max Dynamic Frequency1.05 GHz
Graphics Video Max Memory64 GB
4K SupportYes, at 60Hz
Max Resolution (HDMI 1.4)‡4096x2304@24Hz
Max Resolution (DP)‡4096x2304@60Hz
Max Resolution (eDP - Integrated Flat Panel)‡4096x2304@60Hz
DirectX* Support12
OpenGL* Support4.4
Intel® Quick Sync VideoYes
Intel® InTru™ 3D TechnologyYes
Intel® Clear Video HD TechnologyYes
Intel® Clear Video TechnologyYes
# of Displays Supported ‡3
Device ID0x5902
PCI Express Revision3.0
PCI Express Configurations ‡Up to 1x16, 2x8, 1x8+2x4
Max # of PCI Express Lanes16
Sockets SupportedFCLGA1151
Package Size37.5mm x 37.5mm
Intel® Hyper-Threading Technology ‡Yes
Intel® Virtualization Technology (VT-x) ‡Yes
Intel® Virtualization Technology for Directed I/O (VT-d) ‡Yes
Intel® VT-x with Extended Page Tables (EPT) ‡Yes
Intel® 64 ‡Yes
Instruction Set64-bit

Seperti kita tahu bahwa Hyper-Threading adalah teknologi yang digunakan oleh beberapa Intel mikroprosesor yang memungkinkan mikroprosesor untuk bertindak seperti dua prosesor yang terpisah untuk sistem operasi dan program aplikasi yang menggunakannya. Ini adalah fitur dari Intel IA-32 processor architecture.

Sementara Seri Pentium tradisional sebelumnya, pada dasarnya terdiri dari daya rendah, memiliki dual-core tanpa HT. Namun Seri Pentium sekarang kini berfungsi sebagai prosesor alternatif low-end dibawah seri i3, yang menampilkan persembahan dual-core dengan teknologi HT yang diaktifkan. Penambahan HT dalam seri Pentium akan memperluas jangkauan, tapi masih ada pembeda kunci dibandingkan dengan seri i3.

Pentium G4620 dan G4600 memiliki TDP 51W, kedua prosesor ini memiliki spesifikasi yang sama dengan i3 , seolah menjadikan mereka “setara”, sedangkan G4560 memiliki 54W TDP, yang memiliki SKU lebih tinggi dari semua i3 (dengan pengecualian i3-7350K dengan TDP 60W ). Pentium G4600T dan G4560T hadir untuk daya Pentium yang lebih rendah dengan TDP 35W, dimana fitur ini hampir sama dengan intel core i3 seri “T” dengan 35W TDP yang sama.

Kinerja

Pentium G4560 mampu mendukung hampir semua game terbaru, meskipun ia hanya memiliki  dual core prosesor, tapi nyatanya ia bisa bersaing dengan Core i3 6100 dan memiliki perbedaan kinerja yang tidak terlalu jauh. Bahkan, Pentium G4560 juga sebenarnya bisa melampaui kinerja AMD FX 6300 dengan perbandingan cukup besar jika anda melengkapi G4560 dengan hardware yang tepat (hardware yang tepat bukan berarti mahal).

Pentium G4560 juga memiliki grafis bawaan, Intel HD Grafis 610, yang bisa memiliki frekuensi maksimal grafis hingga 1.05 Ghz, walaupun ia memiliki kinerja yang terhitung sangat terbatas. Sebuah solusi alternatif juga bagi anda yang tidak mampu membeli kartu grafis dedicated, tapi sangat disarankan untuk memilikinya. Karena HD 610 tidak mampu untuk memainkan game terbaru saat ini.

Performa review dari Pentium G4560  ini dipublikasikan oleh situs Computerbase, dimana hasilnya cukup mengejutkan. Tes yang dilakukan pada situs ini menunjukan bahwa Pentium G4560  mampu melebihi kinerja AMD FX 6300 yang memiliki 6 core prosesor senilai 1.5 jutaan dengan perbandingan kinerja 15% lebih tinggi dalam uji performa gaming.

Single Processing Benchmark :

Intel Pentium G4560
Sumber referensi : https://www.computerbase.de

Pada benchmark gaming dengan resolusi 1080p dan 720p, Pentium G4560  mampu mengungguli tiga prosesor generasi sebelumnya, yakni G4400, FX 6300 dan A10 7890K dan sedikit dibawah Intel Core i3 6100.

Namun, untuk kemampuan multi-tasking, Pentium G4560  tampaknya mencapai batas kemampuannya. Itu karena jumlah core prosesor dan thread yang minimal. Tapi itu semua cukup layak ketika kemampuan yang dihadirkan sesuai dengan harga yang ditawarkan.

Kesimpulan

Anda tidak perlu prosesor yang terbaik untuk bisa memainkan game terbaru dengan kualitas sempurna. Dan Pentium G4560  sesuai dengan kriteria yang anda butuhkan, dimana ia mampu menghadirkan kinerja yang sangat layak, dan sisi harga menjadi nilai positif untuk prosesor anggaran terbaik ini.

Ketika high-end prosesor seperti Intel Core i7 6700K dan 7700K memiliki kinerja fenomenal, sedangkan i5 6600K / 7600K mampu menawarkan hasil yang sangat baik untuk 60fps game dengan resolusi tertinggi. Tapi itu komponen anggaran G4560 ini mampu memenuhi tantangan tweaker game dan bisa menyesuaikan pengalaman gaming yang ideal.




Hardware PC mainstream telah mencapai titik di mana gameplay 1080p dengan Fps 60 yang mampu memukul semua pengaturan tertinggi atau ultra. Dan itu bisa dilakukan pada Pentium G4560 dengan catatan bahwa sekali lagi, pilihan hardware yang tepat bisa membawa prosesor ini ke level terbaik. Dan tentu saja ada pengaturan dan pengalaman manual tweaking sebagai modal utama anda untuk mewujudkan keinginan pada prosesor ini, sehingga ia mampu untuk didorong hingga kemampuan maksimalnya.

Dan ketika datang untuk nilai yang berorientasi, itu semua tentang harga vs performa dan G4560 berada mampu mewujudkannya.  Dan tentu saja, sebenarnya perbedaan dari prosesor tersebut akan berdasarkan GPU yang anda pasangkan dengan itu. Selain itu juga, pastikan juga untuk memiliki RAM 2400MHz DDR4, serta dapatkan motherboard yang mampu menjalankan RAM pada kecepatan yang diperlukan untuk mendapatkan performa terbaik dari prosesor ini.