external vga laptop
pe4c_v3.0
Xconnect

Ini Dia Rahasia Mengubah Laptop Biasa Menjadi Laptop Gaming

Pilihan upgrade pada laptop mungkin terbatas, karena pada dasarnya hardware pada laptop tetap, hanya sedikit yang bisa untuk ditambahkan. Sebagai contoh, menambahkan RAM merupakan pilihan upgrade yang paling gampang, dimana proses penggantian ini tidak terlalu sulit. Tapi, bagaimana jika kita ingin mengganti hardware lain, seperti upgrade Grafis dengan yang lebih baik agar pengalaman bermain games bisa lebih menyenangkan.




Dulu, mungkin jawaban ini tidak bisa sama sekali, karena prosesnya lumayan sulit, dan anda harus menjadi seorang professional akan hal ini. Tapi sekarang dengan hadirnya teknologi yang semakin berkembang, jawaban tersebut berubah menjadi sangat bisa. Tapi bukan mengganti grafis yang harus melalui proses sulit, hanya menambahkan kartu grafis tambahan dengan PCI Express External.

Anda familiar dengan hal ini? teknologi semakin hari semakin maju, dan ini juga termasuk teknologi untuk laptop, yang memungkinkan pihak ketiga bisa memodifikasi sebuah laptop menjadi lebih modern. Katakanlah anda memiliki laptop tua yang tampaknya sudah usang, padahal dulu ia dikenal sebagai monster yang memiliki kekuatan prosesor yang sangat kuat. Namun seiring dengan bertambahnya usia, komponen hardware lain menjadi usang, biasanya pada grafis laptop anda, yang semakin mandul untuk bisa bermain game terbaru.

Namun, dengan hadirnya PCI Express external pada laptop, ini bisa memungkinkan laptop anda untuk memiliki kapabilitas dari kekuatan grafis yang lebih baik daripada sebelumnya. Dan proses penambahan grafis ini pun tidak terlalu sulit, anda hanya tinggal plug and play serta sedikit pengaturan agar kartu grafis external ini bisa berfungsi sepenuhnya. Akibatnya,dengan komponen hardware yang cukup plus ditambah kartu grafis addon yang sangat baik, tidak menutup kemungkinan anda bisa menjajal semua game terbaru dengan halus.

Apa sebenarnya PCI Express External?

Secara teoritis, PCIe eksternal bisa memberikan notebook kekuatan grafis dari desktop, dengan menghubungkan notebook dengan kartu video PCIe desktop. Anda juga perlu addon PCIe slot yang bagus dan PSU yang cukup untuk memberikan daya untuk GPU.  Ada dua jalur kcepatan yang disediakan oleh addon ini, biasanya memakai interface ExpressCard atau Thunderbolt. Interface ExpressCard memberikan kecepatan bit rate hingga 5 Gb / s (0,5 GB / s), sedangkan Thunderbolt memberikan bit rate  hingga 40 Gb / s (5 GB / s).

Laptop
Sumber gambar : pcworld.com

Sebenarnya, ini sudah dikenalkan pada tahun 2010 lalu, dimana hub kartu eksternal yang dapat terhubung ke laptop atau desktop melalui slot PCI ExpressCard. Juga pada tahun 2008, AMD sebelumnya telah mengumumkan teknologi ATI XGP, berdasarkan sistem kabel proprietary yang kompatibel dengan transmisi sinyal PCIe × 8 .

Hari ini, ada lebih banyak pilihan yang tersedia dan memudahkan konsumen dalam pencarian addon PCIe slot ini, dan biasanya sekarang disebut juga sebagai External videocard untuk laptop.

laptop
External PCIe pada laptop, sumber gambar : www.pcworld.com

Salah satu contoh external videocard yang sering dipakai untuk laptop dan ini merupakan versi yang paling terjangkau adalah EXP GDC Laptop External PCI-E Graphics Card. Ini adalah built-in interface PCI-E notebook yang  dapat digunakan untuk mengakses salah satu PCI-E interface, digunakan untuk meningkatkan kinerja notebook dengan penambahan kartu grafis versi desktop. Addon ini mendukung penggunaan grafis PCI-E3.0 dengan dukungan 4K display. Tapi ada sisi minusnya, dimana tidak semua laptop mendukung hardware ini.

Masalah kompabilitas dan pemasangan yang cukup rumit bagi pemula bisa menjadi kendala besar. Anda mungkin perlu seseorang yang ahli dalam bidang ini agar bisa bekerja sesuai yang anda inginkan. Tapi jika anda ingin yang lebih mudah tanpa proses yang sulis seperti ini, anda mungkin perlu mengeluarkan uang lebih.

Salah satu contoh produk nyata dimana anda tidak perlu untuk mengalami proses yang cukup sulit adalah Alienware Graphics Amplifier. Perangkat ini memungkinkan kita untuk menikmati kinerja kartu grafis desktop pada notebook dengan satu kabel. Ia juga memiliki grafis PCI-Express serta empat USB 3.0 port dengan hanya konektivitas sederhana.




Anda bisa lihat video dibawah dari Linus mengenai penjelasan lebih detail tentang ini :

Sumber video : https://www.youtube.com/watch?v=FZSMcKbuEnA

Baca juga :


 



zotac mini 1
zotac mini 2
zotac mini 3
zotac mini 4
gaming FPS
Gaming performance zotac
Konsumsi daya
Zotac performance rating

Zotac GeForce GTX 1050 Mini Review : Kartu Grafis Mungil Dengan Kinerja Yang Sangar

Dunia GPU desktop berbasis Pascal dengan hadirnya GTX 1050 melengkapi barisan grafis Nvidia terbaru untuk kartu grafis yang terjangkau. GTX 1050 Dilengkapi dengan RAM 2 GB GDDR5 , dan kehadiran Zotac GeForce GTX 1050 Mini merupakan pilihan kartu grafis yang sangat kompak tanpa desain heatsink yang mewah. Mari kita lihat ulasan singkatnya dibawah ini




Desain

Zotac GeForce GTX 1050 Mini adalah kartu grafis mungil dengan warna hitam mencolok yang tampak menonjol dan sangat kompak.

Ia memiliki papan sirkuit berukuran 14,5 x 11,1 cm dan tidak memerlukan catu daya tambahan untuk PCI Express. Sehingga GPU ini cocok untuk situasi bagi anda yang memiliki casing dengan ruang terbatas dan PSU yang juga terbatasi.

Bentuk heatsink ini akan memakan dua slot Casing karena bentuknya agak besar kebawah. Heatsink terbuat ini dari aluminium dan mampu menghilangkan panas dari inti melalui sirip yang diatur dalam pola berbentuk bintang. Sebuah kipas berukuran 90 mm aksial tunggal membantu dalam proses pendinginan. Zotac 1050 Mini ini memiliki Dual-Link DVI, HDMI 2.0b (HDCP 2.2) dan DisplayPort 1.4. Semua port dapat digunakan secara bersamaan, sehingga kartu ini mampu mendukung setup 3-monitor.

Zotac
Jumlah port

Software bawaan

Selain dari driver , Zotac juga mencakup software over-clocking “Firestorm“, yang memungkinkan pengguna untuk memantau konsumsi aya, kecepatan clock, dan suhu. Selain itu, anda juga dapat menyesuaikan perilaku fan dan membuat profil OC.

Spesifikasi Internal

GPUGeForce® GTX 1050
HargaRP 1.728.000 ( Lihat harga terbaru disini)
CUDA cores640
Video Memory2GB GDDR5
Memory Bus128-bit
Engine ClockBase: 1354 MHz 
Boost:1455 MHz
Memory Clock7 GHz
PCI Express3
Display OutputsDisplayPort 1.4 
HDMI 2.0b 
DL-DVI
HDCP SupportYes
Multi Display CapabilityTriple Display
Recommended Power Supply300W
Power Consumption75W
Power InputN/A
DirectX12 API feature level 12_1
OpenGL4.5
CoolingSingle Fan
Slot SizeDual Slot
SLINo
Supported OSWindows 10 / 8 / 7
Card Length144.78mm x 111.15mm

Zotac 1050 Mini memiliki kecepatan clock sesuai dengan yang ditentukan oleh Nvidia. Dasar dari GPU ini memiliki clock 1354 MHz (Boost clock: 1455 MHz), dengan RAM 2 GB GDDR5 dan mampu dijalankan pada kecepatan efektif 7008 MHz. Selama idle, chip throttles ini kembali ke 139 MHz dan RAM ke 202,5 ​​MHz (efektif 810 MHz).

Sedangkan saat menjalankan aplikasi 3D, teknologi “Boost 2.0” kadang-kadang menyebabkan frekuensi lebih tinggi daripada yang diklaim oleh produsen, dimana ia mampu menghasilkan 1.695 MHz untuk GPU dan 1752 MHz (efektif 7008 MHz) untuk RAM.

Benchmark

Dari hasil tes benchmark sintetis, Zotac GeForce GTX 1050 Mini duduk ditengah-tengah antara  GTX 950 dan GTX 1050 Ti. Artinya, kartu grafis ini lebih baik dibanding GTX 950 dengan perbedaan kinerja sebesar 12%.

Zotac
Sintetis Benchmark

Zotac GeForce GTX 1050 Mini mampu menangani sebagian besar game pada resolusi Full-HD bahkan pada resolusi maksimal. Sedangkan untuk game yang sangat menuntut, kartu grafis ini memerlukan pengaturan yang disesuaikan sedikit untuk memungkinkan bermain game lebih halus (50 FPS)m artinya, ia hanya mampu memukul tingkat resolusi High pada game yang sangat menuntut.

Zotac
Gaming Benchmark, Sumber referensi : www.notebookcheck.net

GTX 1050 umumnya tidak cukup kuat untuk menangani 4K game, karena ia hanya memiliki RAM sebesar 2 GB yang tidak terlalu layak untuk gaming 4K. Sama seperti GPU Pascal lainnya , GTX 1050 dapat melakukan perhitungan dengan menggunakan OpenCL, DirectCompute atau CUDA.

Zotac
Sumber referensi : Notebookcheck.com

Tingkat Kebisingan dan Suhu

Zotac GeForce GTX 1050 Mini tidak memiliki tingkat  kebisingan yang menggangu selama skenario menganggur. Di bawah beban, kipas sedikit bising, tapi masih dapat diterima di 40,6 dB (diukur pada jarak 15 cm / 5,9 inci dari chassis terbuka).

Melihat hasil uji dari FurMark, GTX 1050 bisa mencapai suhu maksimum 56 ° C dan stabil pada sekitar 54 ° C selama uji stres. Hasil ini jauh lebih baik dibandingkan dengan MSI GTX 1050 Ti (72 ° C) dan menunjukkan bahwa pendinginan yang ia miliki sangat memadai. Throttling tidak pernah menjadi masalah; frame rate tetap konstan bahkan ketika menjalankan The Witcher 3.

Konsumsi daya

Zotac GeForce GTX 1050 Mini ketika datang untuk konsumsi daya. Di saat idle ia bisa memiliki konsumsi daya hanya 64,5 watt. Namun dalam pemakaian di bawah beban, ia bisa mencapai maksimal 152 watt. Namun secara keseluruhan, GTX 1050 merupakan salah satu kartu grafis 3D yang paling hemat dengan kinerja yang cukup untuk judul game saat ini.

Zotac
Konsumsi Daya

Kesimpulan

Nvidia GeForce GTX 1050 adalah kartu grafis yang paling murah di lineup Pascal. Meskipun kinerja yang sedikit lebih terbatas, GPU ini sebagian besar memiliki aspek teknis yang sangat baik. Kebanyakan game mampu dimainkan pada resolusi Full-HD dengan rincian pengaturan High, bahkan beberapa game bisa diatur hingga maksimal.

Sedangkan untuk gaming yang paling menuntut, anda mungkin harus puas pada pengaturan medium atau High untuk kelancaran pengalaman gaming anda. Alasan utamanya jelas pada kekuatan RAM yang hanya 2 GB  yang memiliki kinerja jauh berbeda dengan versi Ti, karena dilengkapi dengan 4 GB RAM.




Secara keseluruhan, Zotac GeForce GTX 1050 Mini seharga 1.7 jutaan ini merupakan kartu grafis yang memiliki kombinasi yang sangat baik antara antara kinerja dan daya, juga memiliki video-decoding modern, sehingga Zotac GeForce GTX 1050 Mini juga sangat cocok untuk sistem multimedia hemat.

Keuntungan utama dari Zotac GeForce GTX 1050 Mini adalah ukurannya. Konsumsi daya yang rendah adalah positif yang besar juga. kinerja yang cukup baik untuk game dan kartu yang cocok untuk sistem yang kecil.

Produk Terkait :



Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC 4
Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC 1
Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC 2
Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC 3
4K gaming performance
1080p gaming performance
1440p gaming performance
OC performance
Power

Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC Review : Kartu Grafis Mid-End Dengan Kinerja High-End

AMD Radeon RX 470 tidak memiliki kartu referensi, jadi ini bergantung bagaimana Partner mereka untuk mampu menyempurnakan kartu grafis terbaru yang berdasarkan Polaris ini. Dan mitra terbesar AMD, Sapphire merupakan yang pertama memiliki kartu grafis dari RX 470 dengan sedikit overclock seharga kurang dari 3 jutaaan.




AMD RX 470 mampu menawarkan kinerja gaming untuk menjaga layar 1080p anda tetap dipenuhi dengan keindahan dengan berbagai piksel yang mengkilap. Ia menampilkan GPU sedikit dibawah RX 480, lebih sedikit memori dan tentu saja sangat ringan untuk dompet.

Kemudian Sapphire menyempurnakan kartu grafis RX 470 ini dengan versi overclock, dan memiliki desain hitam mencolok dan backplate logam padat, dan mereka menamakannya Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC yang secara fisik bisa anda harapkan untuk melihat kekuatan lebih dari sekedar kartu grafis.

Desain

Radeon RX 470

Dengan dual kipas blower Dual-X Cooling dan bentuk baru dari kipas 95mm, dimana  ini memiliki desain yang sama sebagai acuan RX 480 yang telah kita lihat, ini bukan hanya tentang pendinginan yang memadai. Walaupun dunia tidak diatur dengan kinerja pendinginan, tapi yang lebih penting, ia juga akan menjaga kartu grafis anda dari kemungkinan terburuk, terbakarnya sebuah komponen kartu grafis saat sedang melaksanakan tugas yang intensif. Hal ini juga berarti bahwa kipas pendingin mampu bekerja lebih luas dari ukuran fisik PCB itu sendiri.  

Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC memiliki display output maksimal 5 dengan 1X DVI-D, 2X HDMI 2.0b dan 2X Display port 1.4 dengan maksimum resolusi untuk HDMI hingga 3840×2160 pada 60 Hz.

GPU

AMD Radeon RX 470 merupakan kartu grafis mainstream untuk PC desktop. Ini diumumkan pada bulan Agustus 2016 dan didasarkan pada Polaris 10, seperti saudara yang lebih besar Radeon RX 480. GPU ini menggunakan 2.048 unit shader (32 CU, 128 TMUs) dari 2304 (36 CU, 144 TMUs ).  Radeon RX 470 ini memiliki TDP 120 Watts , sehingga kartu grafis sudah cukup memiliki konektor power 6-pin tunggal .

Dalam hal konfigurasi memori, kartu Sapphire ini memiliki Ram versi 4GB, tapi masih berjalan dengan melintasi 256-bit memory bus agregat, dimana ia berjalan pada 6Gbps. Clockspeeds yang dibawa dari Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC yakni 1202 Mhz, dan Boost clock engine hingga 1306 mhz. Dan karena kode ‘OC’ dalam kartu Sapphire ini bisa kita harapkan untuk tambahan kinerja extra.

Mari kita lihat spesifikasi lengkapnya dibawah ini :

Spesifikasi Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC

GPU2304 Stream Processors
HargaRP 2.XXX.XXX (lihat harga terbaru disini)
14 nm FinFET 
4th Graphics Core Next (GCN)
1202 MHz  Engine Clock
1306 MHz Boost Engine Clock
InterfacePCI-Express 3.0
Memory256 bit Memory Bus
GDDR5 Memory Type
1750 MHz, 7000 MHz Effective
4 GB Size
BIOS SupportUEFI BIOS
DisplaysMaximum 5 Outputs
Output1 x DVI-D
2 x HDMI 2.0b
2 x DisplayPort 1.4
Resolution3840×2160 (60 Hz) Pixel DisplayPort Resolution
2560x1600 (60Hz) Pixel Dual Link DVI Resolution
3840×2160 (60 Hz) HDMI Resolution
APIOpenGL® 4.5
OpenCL 2.0
DirectX® 12
Shader Model 5.0
FeatureAMD CrossFire
FreeSync Technology
AMD Eyefinity
Quad HD Display (4K*2K Support)
Video Codec Engine (VCE)
AMD Liquid VR Technology
AMD Virtual Super Resolution(VSR)
AMD TrueAudio™ Next Technology
Dolby® TrueHD and DTS-HD Master Audio™ Support
AMD Xconnect ready
DirectX™ 12 Optimized
Radeon VR ready Premium
HDR Ready
Frame Rate Target Control
NITRO Quick Connect system
NITRO CoolTech(NCT)
Dual-X Cooling
CoolingDual-X fans
Two ball bearing
Form Factor2 Part Slot Occupied
9.06(L)x4.96(W)x1.61(H) Dimension /Inch
230(L)X 126(W)X 41 (H) Dimension /mm
Power Consumption225W
OSWindows 10 Windows 7 
System Requirement500 Watt Power Supply (Suggestion)
1 x 8-pin AUX Power Connector
CD-ROM or DVD-ROM drive for installing software
PCI Express® 2.0 or higher version based PC is required with one X16 lane graphics slot available on the motherboard in order for the card to be compatible with.

Sapphire RX 470 benchmark OC

Sapphire RX 470 mampu bekerja dengan sangat baik pada resolusi 2560 x 1440, dimana ia menghasilkan pengalaman yang benar-benar layak untuk dimainkan. Dengan beberapa pengaturan grafis, anda akan mendapatkan kinerja gaming mulus di semua judul terbaru.

Sumber referensi : https://www.pcgamesn.com

Walaupun AMD RX 470 mampu memaksimalkan gaming 1080p, ia pun mampu bertahan di resolusi 1440p, dan  sedikit gaming pada 4K. Tapi mengingat ia hanya memiliki 4GB GDDR5, anda setidaknya akan mengalami sedikit hambatan pada resolusi diatas 1080p dengan beberapa pengaturan yang dikurangi.

Arsitektur GPU AMD telah dibangun dari bawah ke atas untuk kompatibilitas dengan tingkat rendah API berkat warisan software Mantle itu sendiri. Kita sudah melihat bagaimana RX 480 bisa lebih dari 50% lebih cepat daripada GTX 1060 di Doom dengan Vulkan, dan hal-hal yang terlihat baik untuk RX 470 berlaku untuk ini juga.

Dan karena Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC memiliki referensi pendingin yang cukup layak, kita bisa mendapatkan tumpangan kinerja ekstra dengan GPU overclocking sederhana kecil. Software AMD Wattman terbaru yang mudah ditemukan di dalam aplikasi Radeon Settings, telah dirancang untuk membuat proses overclocking bagi pengguna lebih mudah, dan anda bisa meningkatkan kinerja hingga 8,5% di atas GPU clockspeed. Itu berarti RX 470 mampu diangkat lebih dari 1,300MHz, sehingga memberikan peningkatan kinerja yang benar-benar nyata.

Perlu diperhatikan bahwa, pada tingkat 3,500RPM saat kipas dijalankan untuk menjaga GPU di bawah 90 ° C, blower benar-benar mulai memperlihatkan kekurangannya dan merengek. Turbin jet-akan menjadi bising, dan bisa sangat serius mengganggu. Untuk itu, sebaiknya anda tidak terlalu mendorong kartu grafis ini ketitik maksimal, karena tampaknya pendinginan dari kartu grafis ini tidak terlalu kuat. Mungkin inilah yang dimaksud dengan kartu grafis anggaran, apa iya?

Kesimpulan

Sapphire Nitro Radeon RX 470 OC 4 GB GDDR5 memiliki kinerja grafis yang sangat baik, tetapi nilai yang sebenarnya harus menjadi pertimbangan juga. Banyak pengguna mungkin mengharapkan RX 470 yang datang dengan harga dibawah 3 jutaan memiliki RAM 8GBm sehingga bisa lebih dekat dengan harga referensi RX 480, tapi mereka hanya datang dengan 4 GB.




Apa yang terbaik dari kartu grafis ini :

  • Clockspeed yang lebih tinggi daripada kartu grafis referensi
  • Kinerja gaming yang cocok untuk 1080p dan 1440p
  • Harga yang terhitung terjangkau dibanding merk lain
  • RX 470 sudah mendukung semua teknologi terbaru

Apa yang Menjadi kekurangannya :

  • Kinerja OC tidak terlalu stabil saat mencapai kecepatan tertinggi, itu karena kualitas kipas dual blower tidak terlalu maksimal
  • VRAM 4 GB terlalu kurang untuk pengalaman gaming 1440p , apalagi 4K

Produk terkait :

Baca juga :



amd list
AMD-Radeon-RX-400-series

Panduan Memilih Kartu Grafis Yang Sesuai Dengan Kebutuhan Anda

Memilih kartu grafis yang tepat kadangkala kita harus menyesuaikannya dengan kebutuhan juga dilihat dari sisi anggaran. Katakanlah anda perlu sebuah kartu grafis untuk kebutuhan gaming yang tidak terlalu besar, namun sudah bisa memenuhi persyaratan umum dari spesifikasi dasar dari hampir semua game saat ini, maka anda tidak perlu membutuhkan kartu grafis GTX 1080 untuk ini. Apalagi jika kondisi keuangan anda cukup memprihatinkan.




Berangkat dari hal inilah kami mencoba untuk berbagi pengetahuan mengenai kebutuhan kartu grafis yang sesuai dengan kebutuhan anda dalam artikel ini. Ada banyak GPU yang berbeda di luar sana, dan kami mencakup semua dari mereka. Tetapi jika Anda ingin melihat versi mudahnya, dibawah ini anda setidaknya harus mengetahui jenis kartu grafis pada umumnya serta contoh nyata :

Diskrit atau Integrated: Bagaimana Perbedaannya?

Ada dua jenis utama dari prosesor grafis: terintegrasi dan diskrit. Seperti namanya, grafis yang terintegrasi berarti bahwa GPU tersebut terintegrasi ke CPU die dan berbagi memori dengan prosesor. Berbeda dengan chip diskrit yang memiliki video atau VRAM pada kartu mereka tanpa harus berbagi RAM .

Kartu grafis
Contoh kartu grafis Discrete atau Diskrit

Bagaimana dengan Penggunaan nama dari setiap kode produk GPU (dan Nomor)?

Quadro, GeForce, Radeon, HD Graphics, Iris memiliki sebuah kode yang mewakili kelas dari setiap produk yang mereka bawa. Misalnya, Nvidia Quadro mengacu pada kartu grafis untuk workstation dan biasanya dikhususkan untuk perusahaan, sementara GeForce GTX mengacu pada arus utama / garis penggila game / multimedia GPU dimana mayoritas penggemar akrab dengan hal tersebut.

Kartu grafis

Sedangkan untuk AMD, contohnya AMD Radeon R9 , biasanya membawa moniker Radeon yang diikuti oleh awalan, yang menunjuk pada kinerja chip. Misalnya, akhiran R9 mewakili garis kinerja tinggi dari produk AMD, sementara R7 lebih ke kelas midtier. R5 dan R3 merujuk untuk chip entry-level. Kode “M” ditempatkan sebelum batch kedua dari nomor dimana ia mewakili mobilitas dan menunjuk bahwa chip ini dikhususkan untuk perangkat mobile, seperti laptop dan tablet. Namun, untuk seri 400, generasi saat ini, AMD telah membuang kode M dan diberi label setiap chip pada lineup RX terlepas dari kemampuan kinerja.

Berbeda halnya dengan Intel GPU, dimana ia tidak mengikuti konvensi-nomor-penamaan seri. mereka hanya melihat berdasarkan generasi dan semakin kuat chip, semakin tinggi nomor.

Spesifikasi GPU: Cores, Base clock dan Kecepatan Memory

Bandwidth memori: Salah satu hal utama yang perlu dipertimbangkan ketika memilih GPU, dimana ini merupakan tingkat bandwidth memory ini dalam membaca data atau disimpan ke dalam VRAM oleh kartu video, yang diukur dengan gigabyte per detik (GB / s). Sebuah kartu video dengan bandwidth memory yang tinggi dapat membuat gambar lebih cepat dengan tingkat kualitas yang lebih tinggi. Namun perlu diingat bahwa bandwidth juga dipengaruhi oleh kecepatan clock memori, jenis dan lebar.

Base Clock: Istilah ini cukup sederhana. Diukur dalam megahertz (MHz), sebuah kecepatan dasar kartu grafis anda dalam aplikasi pengujian non-stres. Ini adalah kecepatan minimum GPU yang berjalan di bawah aplikasi non-stres.

Boost Clock: Jumlah kecepatan maksimum yang bisa anda tingkatkan dan telah ditetapkan oleh pabrik dari  GPU Anda. Namun, tergantung pada kekuatan dan termal sistem, Anda dapat meningkatkan kecepatan melewati tingkat yang ditetapkan pabrik.

Kecepatan memori: ini adalah kecepatan VRAM Anda, yang diukur dalam MHz (megahertz) dan menentukan frekuensi data yang melewati antara VRAM dan GPU.




Nvidia-CUDA Cores: CUDA (Compute Unified Device Architecture) adalah bahasa pemrograman Nvidia yang dapat mengontrol GPU dengan cara tertentu untuk melakukan tugas dengan kecepatan dan efisiensi yang lebih besar. Itu berarti bahwa lebih banyak CUDA Cores yang dimiliki sebuah chip, ia akan semakin kuat.

Contoh spesifikasi Kartu grafis dengan tingkat Cuda Core

AMD-Stream Processor: Bertanggung jawab untuk memproses semua data yang mengalir masuk dan keluar dari GPU, Prosesor Streaming adalah jawabannya AMD untuk melawan CUDA Cores. Prosesor aliran dalam melakukan perhitungan matematika yang dibutuhkan untuk rendering grafis. Mirip dengan CUDA Cores, semakin besar hal ini, maka ia akan semakin kuat.

Contoh spesifikasi Kartu grafis dengan tingkat stream processor

Nah, mungkin dari semua hal ini setidaknya anda akan tahu bagaimana kebutuhan kartu grafis yang tepat dari anda. Maka tak heran jika sebuah kartu grafis yang terbaik, ia memiliki harga yang fantastis karena kartu grafis ini memiliki segalanya yang dibutuhkan oleh konsumen.

Produk terkait :

Baca juga :