Brian “Poshybrid” Vigneault
gamers

Brian “Poshybrid”, Seorang Gamer World Of Tank Meninggal Gara-Gara Streaming 24 Jam Penuh

Tahukah anda bahwa kegiatan streaming video yang berlebihan juga bisa menyebabkan seseorang meninggal? Ya, baru-baru ini, seorang streamer Brian “Poshybrid” Vigneault yang berasal dari Virginia Beach Amerika Serikat, seorang gamer World of Tanks Twitch streamer, telah meninggal karena penyebab yang tidak diketahui selama livestream amal dalam waktu 24 jam.




Ia berumur 35 tahun dan merupakan ayah dari tiga anak meninggal setelah 22 jam bermain games World of Tanks pada 19 Februari, dimana ia melakukan hal tersebut dalam rangka untuk mengumpulkan uang sebagai bentuk amal. Setelah hampir 22 jam lamanya, ia menghilang dari live streaming twitch untuk istirahat rokok, dan dia tidak pernah kembali didepan kamera. Ternyata, Vigneault telah melakukan streaming secara maraton selama beberapa minggu terakhir dan ketika ia tidak kembali lagi didepan kamera, penonton menganggap bahwa ia tertidur.

Streaming
Momen terakhir Streamer Brian

Menurut fans di Twitch chatting, ia meninggalkan streaming pada pukul 3:30 am CST dan pergi untuk merokok. Pemirsa di 11 CST mengasumsikan bahwa ia tertidur. Sekitar pukul 19.00 malam, salah satu penonton mengira melihat dia tampil di layanan Twitch dan mengirimnya pesan, tapi justru seorang detektif yang menanggapnya. Detektif tersebut mengatakan kepada penonton bahwa Vigneault telah meninggal. Identitas detektif dikonfirmasi dengan panggilan telepon ke Departemen Kepolisian Pantai Virginia.




Polisi Virginia mengkonfirmasi bahwa Vigneault telah meninggal, tapi tidak bisa mengungkapkan situasi di balik kematiannya. Komunitas game Fame kini telah membayar upeti kepada Brian pada halaman Facebook mereka dan menulis: “Sad news from Virginia beach , one of the most famous NA streamers and a member of our clan Poshybrid has passed away at the age of 35”. Ini menambah daftar dari gamer yang meninggal selama sesi game marathon. Seperti pada kejadian semi-reguler di Korea beberapa waktu lalu.

Baca juga :

 



blizzard game

Blizzard Akan Berhenti Mendukung Windows XP Dan Vista Untuk Game Populernya

Jika anda seorang pemain dari game Blizzard yang menggunakan OS Windows XP dan Vista, maka anda tampaknya perlu meng-upgrade OS minimal Windows 7 jika anda ingin terus bermain game Blizzard.




Meskipun mungkin tidak banyak orang lagi sekarang yang masih menggunakan Windows XP dan Vista untuk bermain game Blizzard, mereka perlu meng-upgrade OS mereka untuk setidaknya ke Windows 7 jika mereka ingin terus bermain game favorit dari Blizzard, meskipun rencana ini akan efektif hingga beberapa bulan kedepan. Blizzard mengumumkan di forum-nya bahwa perusahaan tersebut akan menghentikan dukungan untuk sistem operasi XP dan Vista untuk game World of Warcraft, StarCraft 2, Diablo 3, Hearthstone, dan Heroes of the Storm.

Manajer komunitas Ornyx mengatakan bahwa Mulai tahun ini, mereka akan memulai proses untuk mengakhiri dukungan terhadap Windows XP dan Windows Vista pada game Blizzard. Sebelumnya, Blizzard masih mendukung OS XP dan Vista pada beberapa game populer mereka hingga beberapa bulan ke depan, karena beberapa waktu lalu, Ornyx mengatakan bahwa pengguna XP dan Vista masih memiliki “porsi yang layak” dari basis pemain yang masih bermain game pada mereka. Namun, kini “sebagian besar” dari pemain Blizzard kini telah meningkatkan OS mereka pada Windows 7, 8, atau 10, sehingga dukungan terhadap OS sebelumnya sekarang akan berhenti.

Blizzard
World of warcraft series

Sehingga, jika anda masih menggunakan Windows XP dan Vista, saatnya untuk mulai Move-on dan upgrade OS anda ke sistem minimal Windows 7 atau yang lebih baru, Windows 10. Sistem operasi yang lebih tua kini juga sudah tidak lagi mendukung kebanyakan game, dimana banyak perusahaan juga kini sudah mulai berhenti dalam dukungannya terhadap OS sebelum Windows 7, bahkan beberapa game juga sudah tidak lagi mendukung Windows 7.

Jadwal untuk menghentikan dukungan terhadap pengguna OS XP dan Vista tidak akan secara mendadak, sehingga tidak semua game akan terpengaruh pada waktu yang sama. Ornyx mengatakan bahwa Blizzard akan memposting pemberitahuan lebih lanjut dalam jangka waktu  tertentu untuk penghentian dukungan bagi setiap permainan.

Dan ini patut dihargai dimana selama ini Blizzard merupakan salah satu perusahaan terlama yang mendukung hampir semua sistem operasi untuk semua gamenya. Tapi sulit juga untuk membayangkan banyak pengguna yang mungkin banyak yang kecewa dengan berita ini.




Kami tahu bagaimana game seperti World of Warcraft dan Hearthstone bisa cukup populer karena kehadiran Windows XP terutama, dimana ia merupakan cara yang paling nyaman fdan amiliar untuk melakukan sesuatu.

Baca juga :


%MINIFYHTML64b1dee98efa62c848826e83a6275bbb16%%MINIFYHTML64b1dee98efa62c848826e83a6275bbb17%
ForHonor 1
ForHonor 3

For Honor Sudah Resmi Hadir Untuk Pengguna PS4, Xbox One dan PC

For Honor sudah dirilis kemarin untuk platform PS4, Xbox One dan PC, dan jika anda adalah seorang tipe yang suka membaca blog video game, yang berarti anda mungkin saat ini juga sedang berada di luar sana mencari beberapa ulasan. Jadi, inilah kata-kata nasihat: pengulas tidak mendapatkan akses ke permainan tersebut sampai pemain lainnya bisa normal bermain hingga hari ini, sehingga setiap ulasan awal cenderung tidak lengkap atau tidak dapat diandalkan.




Kita mungkin akan mulai melihat berbagai ulasan yang terus bermunculan malam ini atau besok, tetapi mereka tidak akan didasarkan pada cukup bermain untuk membuat pendapat nyata. Jangan percaya terlalu banyak untuk ulasan For Honor hingga akhir minggu setidaknya, dan sehingga bisa memutuskan bagaimana yang terjadi.

Tapi tentang apa sih Game ini sebenarnya?

For Honor adalah game fighting hack-and-slash dalam orang ketiga dengan struktur menyeluruh hingga PvP, dan memiliki konsep baru yang sejauh ini, tampaknya anda akan dibuat kesan dengan berbagai priview.  For Honor dikembangkan oleh Ubisoft Montreal dan diterbitkan oleh Ubisoft untuk Microsoft Windows, PlayStation 4, dan Xbox One.

For Honor

Sistem pertempuran jarak dekat ini digambarkan sebagai “The Art of Battle” oleh pengembang dan memungkinkan pemain bisa memainkan peran tentara sejarah seperti ksatria abad pertengahan, samurai, dan Viking dalam pengaturan fantasi abad pertengahan. Game ini sebenarnya diumumkan pada Electronic Entertainment Expo tahun 2015 lalu, Dan kini For Honor dirilis di seluruh dunia pada tanggal 14 Februari 2017 kemarin.

For Honor Trailer , Sumber video : https://www.youtube.com/watch?v=EqpEIczpoxM

For Honor ini ditetapkan selama periode terinspirasi pada pengaturan fantasi abad pertengahan. Pemain bisa bermain sebagai karakter dari tiga faksi yang berbeda, yaitu The Legion, The Chosen, dan The Warborn. Tiga faksi ini mewakili Knight, samurai, dan Viking, masing-masing.

Setiap faksi ini memiliki empat kelas, yakni :

The Chosen (Samurai) :

  • Kensei – pengguna Nodachi, diklasifikasikan sebagai Vanguards.
  • Shugoki – pengguna Kanabo, diklasifikasikan sebagai Heavies Class.
  • Orochi – pengguna Katana – Diklasifikasikan sebagai Assassins
  • Nobushi – pengguna Naginata, diklasifikasikan sebagai Hibrida.

The Warborn (Viking)

  • RaidersGreat Axe wielders, diklasifikasikan sebagai Vanguards.
  • Warlords – Pedang dan pengguna perisai, diklasifikasikan sebagai Heavies Class.
  • Berserkers – Pemegang kapak Ganda , diklasifikasikan sebagai Assassins.
  • Valkyrie – Pengguna Tombak dan perisai , diklasifikasikan sebagai Hibrida

Legiun (Knights)

  • WardensLongsword wielders, diklasifikasikan sebagai Vanguards
  • ConquerorsFlail and wielders shield, diklasifikasikan sebagai Heavies Class.
  • Peacekeepers – pemegang pedang ganda. Diklasifikasikan sebagai Assassins
  • Lawbringers – pemegang Poleaxe (tombak) , diklasifikasikan sebagai Hibrida.

Setiap pemain bisa melawan lawan-lawan mereka dengan senjata jarak kemampuan khusus sesuai dengan kelas mereka. Ketika pemain melakukan tindakan tertentu, seperti membunuh beberapa musuh secara berturut-turut, mereka mendapatkan perks(semacam hadian), dimana anda bisa menukarkan ini dengan hadiah seperti fasilitas tambahan.

fasilitas ini memungkinkan pemain untuk mendapatkan poin tambahan dan kekuatan, memanggil rentetan panah atau serangan ketapel, atau menyembuhkan diri sendiri. Dalam kebanyakan misi, Anda akan didampingi oleh AI minions. Mereka secara signifikan lebih lemah dari karakter pemain, dan tidak menimbulkan banyak ancaman.

Multiplayer

Dalam mode multiplayer pada game ini, anda akan disuguhkan 5 mode permainan, yakni :

  • Brawl: Mode ini merupakan dua versus dua multiplayer, tim harus menghilangkan seluruh tim lawan untuk benar-benar menang.
  • Duel: mode multiplayer satu-versus-satu di mana seorang pemain harus berhasil membunuh lawan untuk menang.
  • Skirmish: Skirmish adalah mode multiplayer empat-versus-empat di mana pemain mendapatkan poin saat membunuh musuh. Tim dengan skor paling banyak dalam batas waktu tertentu akan memenangkan pertandingan.
  • Eliminasi: tim pemain harus menghilangkan seluruh tim pemain lawan dalam mode ini dengan total jumlah pemain mencapai 4 V 4.

Game For Honor sudah tersedia di toko platform masing-masing dengan harga 689 ribu. Anda pengguna Windows juga bisa mulai untuk membeli dan mengunduhnya di Steam. Hanya saja perlu dipastikan bawah sistem anda telah memenuhi sistem minimum dari game ini. Berikut adalah sistem spesifikasi minimum untuk bisa memainkan game tersebut :



System Minimum Requirements :

  • OS : Windows 7, Windows 8.1, Windows 10 (64-bit versions only)
  • ProcessorIntel Core i3-550 | AMD Phenom II X4 955 or equivalent
  • Memory: 4 GB RAM
  • Graphics
  • NVIDIA : GeForce GTX660/GTX750ti/GTX950/GTX1050 with 2 GB VRAM or more  
  • AMD : Radeon HD6970/HD7870/R9 270/R9 370/RX460 with 2 GB VRAM or more
  • Network: Broadband Internet connection
  • Storage: 40 GB available space
  • Sound Card: DirectX-Compatible using the latest drivers
  • Additional Notes: Mouse and Keyboard supported.



windows-3
Solitaire-Android-logo

Inilah Alasan Mengapa Microsoft Masih Mempertahankan Game Solitaire

Jika Anda tidak pernah sekalipun bermain Solitaire di komputer, berarti hidup anda belum sempurna. mungkin istilah ini cocok bagi pengguna komputer dari masa-ke masa. Dan tahukah bahwa alasan Microsoft menaruh game solitaire pada hampir semua Windows?  




Solitaire, bersama dengan Minesweeper, Hearts, dan FreeCell, adalah game yang legendaris di dunia komputer. Mereka muncul di setiap PC dengan sistem operasi Windows selama hampir lebih dari 13 tahun. Dan anda pasti pernah memainkan mereka meskipun terkadang mereka menjadi sangat rumit untuk dikalahkan.

Tapi tahukah anda, bahwa ada fakta menarik tentang permainan ini. Mereka sebenarnya tidak dirancang untuk hiburan semata. Dan setiap game tua ini memiliki tujuan yang berbeda sama sekali. Dan yang tertua dari semua ini adalah Microsoft Solitaire, dimana game ini ditambahkan ke Windows 3.0 pertama kali pada tahun 1990 untuk mengajar pengguna dalam menggunakan Mouse hingga lancar. Ya, permainan yang kadang-kadang dikenal banyak orang sebagai permainan yang membutuhkan kesabaran ini sudah ada sejak tahun 1700-an.

Solitaire
Game Solitaire pada Windows 3.0

Dan sebuah generasi baru dari pengguna komputer harus diajarkan. Banyak yang tidak akrab hingga sekarang dengan mouse, dan harus belajar bagaimana untuk ‘drag and drop’  dari sesuatu yang tampaknya sangat sederhana sampai hari ini.

Meskipun Solitaire adalah pendidik utama, Minesweeper juga memainkan peran penting. Permainan ini yang awal mulanya berakar pada tahun 1960-an, diperkenalkan ke Windows 3.1 pada tahun 1992. Sekali lagi, game ini bukan untuk  menunjukkan kemajuan teknologi, tetapi untuk mengajarkan orang dalam menggunakan klik kanan dan kiri pada mouse. Microsoft ingin orang agar mereka bisa lebih cepat dan lebih tepat dalam penggunaan perangkat tersebut.

Sedangkan Heart bukan hanya permainan yang sangat baik. Game ini dibawa pertamakali pada tahun 1992 untuk memberikan orang ide yang lebih baik dari ide tentang berkomunikasi dengan pemain lain pada jaringan lokal. Dan FreeCell, yang juga dirilis pertama kali pada Windows 3.1, sebenarnya dibuat oleh Microsoft sebagai sistem pengujian perangkat lunak yang diperbarui. Saat itu, game ini bisa melakukan pengolahan data dan hal-hal yang sangat techy lainnya.

Namun sekarang, semua ini menimbulkan pertanyaan: mengapa permainan ini terus begitu lama hadir di Windos? Efisiensi komputer yang ekonomis ditangani dengan cukup cepat. Nah, game ini menjadi lembaga. Mereka selain berguna juga bisa menyenangkan.




Dan setiap kali Microsoft mencoba untuk menghapus permainan ini dari rilis Windows terbaru, ternyata banyak pihak yang melarang, termasuk dari kalangan Microsoft sendiri. Namun pada akhirnya, Solitaire dan rekan seangkatannya dihapus dari Windows 10, yang keluar pada tahun 2015 lalu.

Tetapi jika Anda ingin memainkan game ini pada Windows 10, Anda masih dapat men-download dari Windows Store. Mungkin Microsoft masih ingin memberikan sekedar rindu untuk game ini bagi penggemar dalam Windows 10. Bagaimana menurut anda?

Baca juga :